/
Senin, 05 September 2022 | 08:56 WIB
Podcast Daniel Mananta bersama UAS (youtube / daniel mananta network)

SUARA SEMARANG – Ustad Abdul Somad (UAS) dan Daniel Mananta bahas dukun dan pawang hujan, yang baru-baru ini viral di tengah masyarakat.

Bahasan ini berawal dari keresahan Daniel akan fenomena banyaknya masyarakat yang lebih percaya dan berserah pada dukun daripada ke Tuhan.

UAS menanggapi dengan melontarkan pertanyaan, apa beda ustad dan pawang hujan ? Toh, dua-duanya melakukan sesuatu yang tidak scientific.

“Ustad, ulama, kyai, mereka berdoa meminta pada Allah. Sedangkan dukun minta pada setan, jadi hamba setan,” kata UAS dalam podcast yang ditayangkan pada channel youtube Daniel Mananta Network pada Minggu (4/9/2022).

Daniel juga mengaku sedih, karena hal tersebut menjadi biasa. Bahkan, ada istilah cinta ditolak, dukun bertindak.

Pada abad ke-15, kata UAS, ada Renaissance. Pada masa kebangkitan Eropa ini, muncullah demokrasi karena terpicu dari kekuasaan raja-raja yang luar biasa. Pada masa ini juga, dukun-dukun ditangkap.

Bahkan, pada masa jauh sebelum itu. Di zaman Umar bin Khattab, dukun-dukun juga ditangkap, disuruh bertaubat.

“Kalau kita mau bersih, maka dukun-dukun ini juga harus ditangkap,” katanya.

Meski demikian, lanjut UAS, ada hal-hal yang membuat setan tidak berhasil mengganggu manusia. Yaitu orang-orang yang tulus, menyerahkan dirinya pada Tuhan.

Baca Juga: Podcast UAS dan VJ Daniel Mananta, Ubah Pandangan Negatif Netizen

“Tadinya aku mikir, kita bakal dikirim apa nih (oleh dukun-dukun tersebut). Tapi kalau pun memang dikirimin, ya udah, Tuhan gue lebih kuat (dari para dukun),”timpal Daniel

Load More