DEMAK BICARA - Banyak pihak sudah mulai terbang ke Malang, Jawa Timur usai tragedi Kanjuruhan yang menewaskan lebih dari 170 orang (informasi sementara) termasuk Ketua Umum PSSI Iwan Bule, serta Komnas HAM.
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM mengamati tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, usai laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya, Sabtu (2/10/2022).
Dalam tragedi Kanjuruhan itu, kabar terbaru 182 orang dilaporkan meninggal dunia baik di dalam dan fasilitas kesehatan, aparat keamanan disebut langgar prosedur dengan tembakkan gas air mata yang dilarang FIFA dipakai di dalam stadion, kini Komnas HAM juga memantau insiden ini.
"Menyikapi kerusuhan ini, Komnas HAM RI akan menurunkan tim untuk melakukan pemantauan di Malang," ujar Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik dalam keterangan tertulis di Jakarta, Ahad (2/10/2022) dilansir dari Suara.com.
Ahmad Taufan Damanik juga meminta pemerintah daerah beserta jajaran terkait melakukan penanganan tkesehatan yang intensif yang terbaik.
Selain itu harus memfokuskan layanan kemanusiaan bagi korban.
"Komnas HAM RI juga meminta kepolisian untuk mengusut peristiwa ini," kata Ahmad Taufan Damanik.
Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi memberikan perintah khusus kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Jokowi memberi perhayian khuss terkait tragedi sepak bola usai laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.
Baca Juga: TNI-Polri Berbaris Membentuk Tulisan Arema, Doakan Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan
Kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Jokowi meminta agar Polri benar-benar dapat mengusut tuntas tragedi ini.
"Khusus kepada Kapolri, saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini," kata Jokowi dalam keterangan pers di YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (2/10/2022).
Jokowi sebelumnya langsung meminta evaluasi menyeluruh terhadap semua hal berkaitan dengan penyelenggaraan pertandingan sepak bola, termasuk penghentian sementara kompetisi Liga 1.
Permintaan itu diinstruksikan Jokowi kepada jajaran sebagai respons atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang timbulkan banyak korban jiwa dan menjadi tragedi bencana nasional.
"Saya juga telah perintahkan kepada menpora, kapolri dan ketua umum PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepak bola," kata Jokowi.
Tag
Berita Terkait
-
Tragedi Kanjuruhan Malang, Klub Bola Indonesia Berduka, Ganti Logo Medsos Jadi Hitam
-
Korban Meninggal Kerusuhan Stadion Kanjuruhan Malang Bertambah Jadi 174 Orang
-
Bahaya Gas Air Mata yang Diduga Jadi Pemicu Ratusan Penonton Tewas di Malang
-
Profil Dua Pemain Liga 3 Korban Tewas di Stadion Kanjuruhan Malang, Persahabatan Sampai Mati
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Jejak Dejan Antonic di Persita Tangerang, Lawan Semen Padang FC Akhir Pekan Ini
-
Juda Agung Bocorkan Tugas dari Prabowo usai Dilantik Jadi Wamenkeu Baru Pendamping Purbaya
-
Pesulap Merah Akui Poligami, Istri Keduanya Ratu Rizky Nabila
-
Pegawai Program MBG Langsung Diangkat Jadi PPPK, Jangan Sampai Guru Pengabdi Lama Tersisih
-
Persija Jakarta Rekrut Mauro Zijlstra, Bomber Timnas Indonesia yang Siap Taklukkan Cuaca Panas
-
Pelukan Pep Guardiola ke Tonali Usai City Singkirkan Newcastle Munculkan Rumor Tak Sedap
-
Penduduk Miskin di Riau Bertambah, Terbesar dari Perdesaan
-
Eddy Soeparno: Kalau Ditanya Hari Ini, Saya Dukung Pak Zulhas Dampingi Pak Prabowo di 2029
-
Mauro Zijlstra Bicara Soal Adaptasi Usai Gabung Persija Jakarta
-
Latar Belakang Juda Agung: Wamenkeu Baru Pernah Jabat Direktur IMF