Hingga akhirnya berbagai penghargaan diraih Hendrar Prihadi dan Kota Semarang di mata nasional dan internasional.
Simak berikut adalah profil dari Hendrar Prihadi untuk tahu lebih jauh siapa dia yang kini menempati jabatan barunya sebagai Kepala LKPP.
Profil Hendrar Prihadi merupakan putra daerah asli kota Semarang yang lahir pada 30 Maret 1971 atau saat ini berusia 51 tahun.
Profil Walikota Semarang Hendrar Prihadi adalah petahana yang menjabat sebagai Walikota Semarang sejak 17 Februari 2016.
Sebelumnya, Hendrar Prihadi ini menjabat sebagai Wakil Walikota periode 2010-2013, yang kemudian naik jabatan Plt Walikota Semarang periode 2013-2015.
Hendi mengawali karier politiknya sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah periode 2009-2014.
Setelahnya, ia menjabat sebagai Wakil Walikota Semarang pada 2010 mendampingi Wali Kota Semarang saat itu yakni Soemarmo HS.
Pada 2013, politikus PDIP tersebut dilantik sebagai Plt Walikota Semarang menggantikan Soemarmo HS yang dinonaktifkan lantaran tersandung kasus korupsi.
Sekira 2 tahun mengemban sebagai Plt Walikota Semarang, kemudian Hendrar Prihadi dicalonkan oleh PDIP maju pada Pilwakot 2015. Bersama wakilnya Hevearita Gunayanti Rahayu.
Baca Juga: Rizky Billar Dijemput Paksa Jika Mangkir Lagi dari Panggilan Polisi
Pada Pilwakot Semarang 2015, Hendi bersama wakilnya, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau yang akrab disapa Ita, berhasil memenangkan pesta demokrasi diusung oleh tiga partai yaitu PDIP, Partai Demokrat, dan Partai Nasdem.
Kemudian, pada Pilwakot Semarang 2020, dia kembali berpasangan dengan Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita. Pasangan Hendi-Ita merupakan calon tunggal dalam Pilwakot 2020.
Mereka diusung oleh seluruh partai parlemen yaitu PDIP, Partai Golkar, PKB, Partai Demokrat, PKS, Partai Gerindra, PAN, Partai NasDem dan PSI.
Selain itu, ada lima partai non parlemen juga menyatakan dukungan, yaitu PKPI, Partai Hanura, Partai Berkarya, PBB dan PPP.
Pilwakot 2020 pun menjadi catatan rekor baru selama pesta demokrasi di Kota Semarang dengan dukungan penuh semua parpol baik parlemen maupun non parlemen.
Berbagai prestasi tertulis dalam profil Walikota Semarang Hendrar Prihadi selama memimpin kota Semarang.
Selama memimpin Kota Semarang, dia telah menoreh sejumlah prestasi, di antaranya menjadi wali kota terbaik di Asia (Asia Best Mayor Of The Year 2019) dalam Asia Global Award 2019 dari Asia Global Council, meraih predikat People Of The Year 2020 versi Metro TV, dan mendapat penghargaan pahlawan lokal dalam awarding Reinventing Local Heroes yang digelar oleh Tribun Network dan Tribun Institute.
Dia juga telah membawa Kota Semarang meraih sejumlah penghargaan. Satu diantaranya anugerah sebagai kota wisata terbersih di Asia Tenggara dalam ajang ASEAN Tourism Forum (ATF) 2020.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Semarang juga menerima penghargaan dari European Society for Quality Research (ESQR) dalam kategori inisiasi strategi manajemen organisasi pada 16 Juli 2019.
Sementara, di bidang infrastruktur, Kota Semarang meraih penghargaan gold kategori infrastruktur setelah melalui sejumlah tahap penilaian oleh Tim Juri Indonesia Attractiveness Index (IAI) 2019. Selain itu, Kota Semarang juga memperoleh penghargaan lain yaitu Kota Layak Anak sebanyak tiga kali secara beruntun.
Pada periode lalu, Hendi memiliki tagline membangun Semarang Hebat. Pada periode ini, Hendi bersama Ita ingin membangun Kota Semarang Semakin Hebat dan Bergerak Bersama.
Di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai Walikota Semarang, Hendrar Prihadi tetap memperhatikan jenjang pendidikannya.
Walikota Semarang Hendrar Prihadi secara resmi menyandang doktor dan mengikuti wisuda program studi doktor di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik di Universitas Diponegoro, pada Rabu 10 November 2021 kemarin.
Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengambil pendidikan doktor sejak 2018. Pendidikan yang ditempuhnya selama tiga tahun tersebut, menunjukkan keseriusannya dalam mengikuti kuliah doktoral.
Hal ini dibuktikan dengan hasil ujian tertutup dan dinyatakan lulus, dengan meraih predikat cumlaude dengan judul disertasi "Model Tata Kelola Kota Cerdas Kota Semarang", pada Rabu 29 Oktober 2021 lalu.
Berikut ini profil Walikota Semarang Hendrar Prihadi :
Nama : Dr. Hendrar Prihadi, SE., MM.
Tempat, Tanggal Lahir : Semarang, 30 Maret 1971
Nama Istri : Krisseptiana SH., MM.
Agama : Islam
Anak 3 yakni :
1. Anindya Felita Syariendrar
2. Marsanda Dara Syariendrar
3. Arya Nardhana Syariendrar
Pendidikan :
1. SD Gergaji Semarang (1984)
2. SMP Negeri 3 Semarang (1987)
3. SMA Negeri 1 Semarang (1990)
4. Sarjana Ekonomi Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang (1997)
5. Magister Manajemen Universitas Diponegoro, Semarang (2002)
6. Doktoral Universitas Diponegoro, Semarang (2021).
Berita Terkait
-
Dilantik Jokowi, Sri Sultan Hamengku Buwono X Janjikan Empat Program Prioritas DIY
-
6 Fakta Rumah Tangga Wendy Walters dan Reza Arap, Pergi ke Psikolog demi Mempertahankan Pernikahan
-
Cakap Kelola Organisasi Jadi Alasan Presiden Jokowi Tunjuk Hendrar Prihadi Sebagai Kepala LKPP
-
Klaim Tak KDRT ke Lesti Kejora, Kubu Rizky Billar Minta Perlindungan Kapolri dan Presiden Jokowi
-
Hasto Kristiyanto: PDIP Ingin Usung Sosok yang Mampu Membawa Indonesia Jadi Pemimpin Bangsa-bangsa di Dunia
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Angelina Jolie Akui Belum Berkencan sejak Cerai, Ingin Fokus Urus Hal Ini
-
Dibalik Angkernya Tanah Sengketa: Benarkah Terinspirasi dari Tragedi Nyata yang Ditutupi?
-
Modus Pura-pura Check-in Hotel, Komplotan Curanmor Gasak Motor CRF di Parkiran
-
Zico Ingatkan Timnas Brasil Waspadai Kekuatan Jepang di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Cara Melacak HP Hilang dengan Email atau Gmail
-
Cara Melacak HP Hilang dengan Email atau Gmail
-
Cup Plastik di Meja Anda: Boleh Ditinggal atau Harus Dibuang Sendiri?
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Pabrik Sepatu Yumeida di Deliserdang Ludes 80 Persen, Damkar 3 Kota Turun Tangan