SUARA SEMARANG - Kesaksian adanya toxic relationship dalam hubungan pacaran diceritakan secara blak-blakan oleh Clara Sutantio atau Clara Tan jebolan Asia's Next Top Model.
Clara Tan mengaku disiksa habis-habisan oleh sang pacar. Perlakukan kasar berupa kekerasan fisik ia terima sebanyak tiga kali.
Awalnya Clara Tan tidak berani speak up, bahkan untuk lapor polisi dia juga merasa takut. Sang pacar benar-benar menguasai rasa takut dalam diri Clara Tan.
Hingga akhirnya, Clara Tan memposting ulah kasar sang pacar pada media sosial. Atas dorongan seorang Feminis, Clara Tan memberanikan diri membuat laporan kepada polisi.
"Dia itu kyak menguasai banget dalam otak aku, takut mau lapor," katan Clara Tan, dihadapan podcast Deddy Corbuzier, diunggah Senin (18/10/2022).
Clara Tan menceritakan betapa menyakitkan mendapat penyiksaan oleh pasangan. Dia pertama ditampar, bahkan sampai membekas biru pada pipinya.
"Ini masih biru membekas, enggak terlihat karena makeup," katanya.
Perlakuan toxic relationship kedua, Clara selain kembali ditampar juga dilempar sampai mengenai kaca hingga pecah.
kejadian kedua, dia alami saat nonton acara festival musik dengan sang pacar dan teman-temannya. Karena dia juga ngejob dalam acara tersebut. Kemudian ijin berjoget dengan teman-temannya.
"Di situ aku kan ngejob juga, dia mabuk aku enggak, dia marah lempar aku ke lantai. Hp aku juga dia lempar untung enggak kena orang," katanya.
Kemudian, pada penyiksaan ketiga, kali ini sangat menyakitkan dan menyedihkan. Selain ditampar, Clara Tan juga menerima cekikan dan dipukul ulu hatinya.
Mendapat perlakuan tersebut, Clara Tan mengaku sampai muntah namun tak bisa bergerak dan berkta apa-apa.
"Dicekik kemudian dipukul ulu hati, aku muntah tapi mulut diginiin (bungkam)," katanya.
Ia juga mendengarkan bagaimana sang pacar dengan tega menyuruhnya untuk kembali memakan muntahan itu.
"Dia bilang makan tuh muntahan," katanya, sembar terisak.
Berita Terkait
-
Dikira Tak Ajak Nada Anak Angkat Deddy Corbuzier ke Amerika, Sabrina Chairunnisa: Yuk Belajar Nggak Suudzon Jadi Manusia
-
Profil Clara Tan, Model yang Ngaku Pernah Dipukuli Mantan Pacarnya
-
7 Cara Keluar dari Hubungan Toxic, Coba Lakukan Tahapan Ini Agar Tak Kebablasan
-
Menjelang Sidang Bharada E, Pengacara Minta Bripka RR tak Ubah Keterangan dalam BAP
-
Lampiaskan Hasrat Seks, Aura Kasih Ungkap Cara Kendalikan Syahwat yang Memuncak
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional