SUARA SEMARANG - Aura Fire harus mengakui kekuatan ONIC Esports dalam final lower bracket MPL ID season 10 pada Sabtu (22/10/2022).
Aura Fire kalah 3-0 atas ONIC Esports yang mendominasi sepanjang laga.
Selain titel juara MPL ID season 10, final lower bracket kali ini antara Aura Fire vs ONIC Esports juga memperebutkan satu slot untuk gelaran M4 yang akan dimulai pada 1 Januari 2023 mendatang.
Aura Fire yang pada musim lalu menempati posisi ketiga, memasang target untuk bisa menjadi grand finalis atau mengamankan tiket M4.
Namun sayangnya ONIC Esports mengandaskan mimpi Aura Fire untuk berlaga di M4.
Dari catatan pertemuan keduanya, ONIC Esports lebih diunggulkan karena dalam lima pertandingan terakhir, landak kuning selalu bisa mengalahkan Aura Fire.
Terlebih lagi, musim ini ONIC Esports memiliki pemain baru yang didatangkan dari Filipina untuk melengkapi kekuatannya di sisi jungler, yakni Kairi.
Di game pertama, ONIC Esports tampil perkasa dengan Kairi sebagai jungler.
Beberapa kali jungler Aura Fire, High yang menggunakan Akai kalah saat beradu retribution dengan Kairi yang menggunakan Benedetta.
Baca Juga: Pilpres 2024 Mulai Memanas, Ketum GPMN : Ganjar Puan Ojo Dibanding Bandingke
Tidak hanya Turtle, beberapa kalo Lord juga dicolong oleh Kairi dengan penempatan dan timing yang tepat.
Di game kedua dan ketiga, dominasi ONIC Esports tetap berlanjut hingga akhirnya mengamankan tiket M4 sekaligus tiket grand final pada Minggu (23/10/2022) besok.
Di sisi lain, RRQ Hoshi telah lebih dulu mengamankan tiket M4 dan grand final setelah mengalahkan ONIC Esports dalam final upper bracket, Jumat (21/10/2022) kemarin.
Secara otomatis, wakil Indonesia dalam gelaran M4 tahun depan adalah RRQ Hoshi dan ONIC Esports.
Pada musim lalu, RRQ Hoshi dan ONIC Esports juga menjadi wakil Indonesia saat gelaran M3.
Namun sayangnya, ONIC Esports waktu itu tidak lolos babak kualifikasi grup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Badai Pasti Berlalu! 5 Shio Ini Akhiri Masa Sulit dan Banjir Rezeki pada 26 Juni 2026
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km