SUARA SEMARANG - PSIS Semarang mendepak striker asal Papua Titus Bonai berdasarkan hasil evaluasi tim pelatih dan manajemen.
Padahal, Titus Bonai baru saja bergabung dan dikenalkan pada publik PSIS Semarang pada 4 Agustus 2022 yang lalu.
Alasan PSIS Semarang mendatangkan Titus Bonai dikarenakan untuk menambah kedalaman skuad Laskar Mahesa Jenar.
Jika dihitung berjalannya kompetisi, Titus Bonai baru bermain 3 bulan bersama PSIS Semarang.
Sedangkan sejak awal November 2022, BRI Liga 1 dihentikan akibat tragedi Stadion Kanjuruhan.
Pada Selasa (15/11/2022) kemarin, secara resmi eks pemain Timnas Indonesia tersebut sudah tidak lagi berseragam PSIS Semarang.
General Manager PSIS Semarang, Wahyoe "Liluk" Winarto mengungkapkan evaluasi tetap dilaksanakan meskipun BRI Liga 1 saat ini berhenti.
"Titus Bonai masuk ke dalam daftar yang dievaluasi dan mulai hari ini sudah tidak lagi berseragam PSIS Semarang," ungkapnya.
Ke depannya, Liluk menambahkan akan masih ada lagi kemungkinan pemain yang bakal dievaluasi.
"Evaluasi terus PSIS lakukan, jadi tidak berhenti di sini. Dan kami berharap semua pemain PSIS Semarang tetap serius dan profesional dalam menjalankan latihan walaupun kompetisi saat ini tengah berhenti," pungkas Liluk.
Sebelum memperkuat PSIS Semarang, Titus Bonai pernah memperkuat Persipura Jayapura, Borneo FC, PSM Makassar, Sriwijaya FC, Semen Padang, dan beberapa klub lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
Terkini
-
Gunung Lewotobi Laki-laki 6 Kali Erupsi, Muntahkan Abu hingga 1.200 Meter
-
Target Irit Menko Yusril: Naikkan Indeks Pembangunan Hukum Cuma 0,01 Poin, Emang Berarti?
-
Perempuan Dominasi Posisi Strategis di BRI, Bukti Nyata Kesetaraan di Sektor Perbankan
-
7 Sabun Cuci Muka Mengandung Salicylic Acid untuk Basmi Jerawat, Mulai Rp20 Ribuan
-
Berapa Daya Listrik untuk Cas Motor Listrik di Rumah? Cek Batas Minimalnya
-
Bernilai Rp300 Miliar, Galangan Kapal Terbesar se-Sumatera Dibangun di Siak
-
Bos SIG: Industri Bahan Bangunan RI Sangat Besar, Baru 11% yang Tergarap!
-
Menlu Sugiono: Overflight Access AS Tetap Utamakan Kedaulatan dan Kepentingan Nasional
-
Saat Teknologi Memburu Manusia: Teror Nanopartikel dalam Novel Prey
-
Pelindo Group Buka Jalan UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital