/
Rabu, 16 November 2022 | 07:14 WIB
General Manager (kiri) dan CEO PSIS Semarang (PSIS Semarang)

SUARA SEMARANG - General Manager PSIS, Wahyoe "Liluk" Winarto mengisyaratkan bakal ada lagi pemain yang akan kena evaluasi.

Bukan menutup kemungkinan, pemain yang dianggap tidak memenuhi ekspektasi tim pelatih dan manajemen PSIS Semarang akan dicoret dari skuad.

Di bulan November 2022, sudah ada dua pemain PSIS Semarang yang tidak melanjutkan karier sepakbolanya bersama Laskar Mahesa Jenar.

Mereka adalah pemain trial asal Kroasia, Duje Javorcic dan striker asal Papua, Titus Bonai.

Liluk mengungkapkan bahwa evaluasi tak berhenti di situ. Ke depannya masih ada kemungkinan akan ada lagi pemain yang dievaluasi.

"Evaluasi terus PSIS lakukan, jadi tidak berhenti di sini. Dan kami berharap semua pemain PSIS tetap serius dan profesional dalam menjalankan latihan walaupun kompetisi saat ini tengah berhenti," ungkap Liluk dikutip dari laman resmi psis.co.id, Selasa (15/11/2022).

Menurut Liluk, PSIS Semarang tetap melakukan evaluasi meskipun BRI Liga 1 sedang berhenti.

Diketahui, Titus Bonai baru saja dikenalkan kepada publik PSIS Semarang pada 4 Agustus 2022 lalu.

Sedangkan Duje Javorcic merupakan pemain trial yang sudah diturunkan dalam laga uji coba PSIS Semarang vs Persijap Jepara.

Baca Juga: Jadwal Australian Open 2022 Hari Ini, 9 Wakil Indonesia Tanding di Hari Kedua

Alasan kenapa Duje Javorcic tidak dikontrak PSIS Semarang adalah karena tidak mampu melampaui keempat pemain asing yang saat ini sudah dimiliki Mahesa Jenar.

Asisten pelatih PSIS Semarang, Achmad Resal mengatakan bahwa kondisi fisik Duje Javorcic juga tidak sesuai ekspektasi.

"Yang pertama soal kondisi fisik, kondisi fisik Duje sudah berusaha ditingkatkan oleh tim pelatih PSIS, namun sampai saat ini tidak menunjukkan progress dan kualitas Duje juga belum di atas pemain asing yang ada di PSIS Semarang saat ini," lanjut Achmad Resal.

Load More