SUARA SEMARANG - Pameran otomotif bergengsi Nasional GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) digelar di Kota Semarang.
GIIAS Semarang 2022 bakal menjadi ajang para merek anggota GAIKINDO atau ATPM untuk adu inovasi teknologi produk otomotif mereka.
Masyarakat dan pemburu kendaraan bisa mendatangi GIIAS Semarang mulai tanggal 23-27 November 2022.
Menempati lokasi di Marina Convention Center, selama lima hari pameran, para pengunjung akan disajikan aneka jenis produk industri otomotif dari sembilan merek anggota GAIKINDO.
Pertama hadir di Jateng, GIIAS Semarang juga sebagai penutupan rangkaian series pameran GAIKINDO di tahun 2022.
"GIIAS Semarang memperkenalkan model dan teknologi terbaru dari kendaraan terkini," kata Kukuh Kumara, Sekretaris Umum GAIKINDO, saat jumpa pers di Hotel Santika Premiere Semarang, Rabu (16/11/2022).
Sembilan merek atau brand otomotif diantaranya hadir Daihatsu,
DFSK, Honda, Hyundai, Mazda, Mitsubishi, Suzuki, Toyota dan Wuling.
Untuk pabrikan sepeda motor juga dihadirkan enam merek produk inovasi terkininya ada Benelli, Keeway, Exotic Bike, Pacific E-series, Polytron dan United E-Motor.
Agus Riyadi Project Director Seven Event, menyebut, GIIAS Semarang berbeda dengan penyelanggaraan yang pernah digelar di beberapa kota lainnya.
Baca Juga: Perempuan Korban Penganiayaan Hendak Lapor Polisi, Malah Diperkosa Oknum Kapolsek
Sebab, merek yang hadir adalah langsung dari ATPM. Bukan para dealer atau distributor.
"Maka akan ada hal-hal yang baru dan tentu dimaksimalkan oleh para ATPM di GIIAS Semarang," katanya.
Selama pameran GIIAS Semarang juga menyediakan test drive dan test ride sebagai ajang mengetahui keunggulan kendaraan yang dipamerkan.
Jalur test drive di GIIAS Semarang merupakan yang terpanjang, mencapai 2 km dari Marina Convention Center hingga Jalan Marina Raya.
"Selama empat gelaran Wuling paling banyak sebagai kendaraan yang dicoba, apakah akan berlaku juga di Semarang ini menarik," katanya.
Masyarakat bisa mendatangi GIIAS Semarang dengan tiket masuk atau HTM terjangkau. Penyelengara telah menjual pre sale dan on site atau di lokasi.
Tag
Berita Terkait
-
Toyota Indonesia Siap Produksi Mobil Listrik dan Gelar Premiere Global Awal Pekan Depan
-
Expo SMK Purwakarta Pamerkan Produk Inovatif Karya Siswa
-
Dampak Positif Negatif TIK untuk Dunia Bisnis
-
Tiket Konsek BLACKPINK di Jakarta Ludes, Diduga Diborong Nagita Slavina
-
Nongol, Honda Accord Generasi 11, Debut di Amerika, Indonesia Kapan?
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Proyek Panas Bumi di Sumsel Dikebut, Pertamina Geothermal Perkuat Energi Hijau Nasional
-
Komitmen Ciptakan Lingkungan Ramah Anak, PTBA Dapat Apresiasi dari Bupati Muara Enim
-
Promo QRIS Bank Sumsel Babel Ramaikan HUT Sumsel ke 80 di Merchant Favorit Palembang
-
Hadapi Persijap, Persib Bandung Berpotensi Tanpa Marc Klok, Ini Penyebabnya
-
Pidato Perpisahan dengan Barcelona, Lewandowski Tetap Singgung Liga Champions
-
Dipimpin Cristiano Ronaldo, Ini Skuad Mewah Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
-
Diinjak hingga Dipukul Double Stick, Cerita Korban Pengeroyokan di Jalanan Pekanbaru
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Menanti Sejarah Baru Banten Selatan: 6 Fakta Menarik Perjuangan DOB Kabupaten Cilangkahan
-
Saputra Kori Bawa Jimat dari Bali demi Syuting Film Horor di Korea