SUARA SEMARANG - Gubernur Jawa Barat miris melihat berita dan media sosial yang memperlihatkan pelajar menendang nenek di pinggir jalan.
Ridwan Kamil bahkan mempertanyakan kepada netizen lewat twitternya apakah pelajar penendang nenek tersebut dipidana atau dibina.
Yang lebih membuat Ridwan Kamil prihatin adalah alasan pelajar tersebut menendang nenek, yaitu karena iseng.
Diketahui, para pelajar yang viral di media sosial tersebut sudah ditangkap.
"Pelajar penendang nenek-nenek sudah ditangkap. Alasannya katanya iseng. Alasan yang nihil nilai moral dan etika.
Perlu dipidana apa dibina saja?
Itulah yang menjadi keprihatinan kita bersama. Pintar saja tidak cukup jika tidak dibarengi akhlak atau pribadi berkarakter baik," tulis Ridwan Kamil dalam twitternya, Senin (21/11/2022).
Ridwan Kamil menambahkan bahwa karakter dan budi pekerti harus diutamakan.
"Knowledge is power, but character is more. Walaupun ilmu berguna, tapi budi luhur lebih utama," ungkapnya.
"Pemprov Jawa Barat sejak 2019 sudah mengantisipasi ini, dengan melahirkan secara sistematis kurikulum Pendidikan Karakter #JabarMasagi," imbuhnya.
Beragam komentar netizen menyarankan untuk memberikan hukuman pidana pada anak tersebut meskipun di bawah umur dengan tujuan memberikan efek jera.
Baca Juga: Prajurit TNI AD Dikerahkan Bantu Penanganan Gempa Cianjur
"jgn pake alesan "anak dibawah umur"
banyak dari mereka kelakuannya lebih kriminal dari yg dewasa, harus di pidana dan ada hukuman supaya berefek jera.
bisa dijadiin pembelajaran juga buat anak anak lainnya supaya berpikir sebelum bertindak," tulis seorang netizen.
"Saran, Pak. Coba beri hukuman sosial dengan jadi relawan di panti jompo barang sebulan dua bulan. Jadi, rasa sosial mereka ke nenek nenek bisa dibangkitkan," timpal netizen lainnya.
Berita Terkait
-
Update Korban Meninggal Akibat Gempa Cianjur Capai 62 Jiwa, 434 Rumah Rusak
-
Update Korban Gempa Cianjur: 162 Meninggal Dunia, 326 Luka-luka
-
Fans Jepang Pungut Sampah di Stadion Al Bayt Piala Dunia 2022 Qatar: Ini Normal, Bagian dari Budaya Sepak Bola
-
Tes Kepribadian 22 November: Temukan Pesan yang Dapat Memandu Hidup dari Kartu Pilihanmu
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Imbas Kalah dari Bulgaria, Timnas Indonesia Terancam Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027
-
Uji Nyali Akhir Pekan: 10 Film Psikopat Netflix Terbaik yang Bikin Ngeri
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Pasca Perang Dingin di Halal Bihalal, Bupati Lebak Mendadak Temui Gubernur Banten
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
BRI Wujudkan Operasional Berkelanjutan Dengan Inspirasi Earth Hour
-
Bersama Semangat Earth Hour, BRI Percepat Transformasi Berkelanjutan
-
Dari Earth Hour ke Aksi Nyata, BRI Konsisten Jalankan Praktik Ramah Lingkungan
-
Aldi Taher Bongkar Rahasia Lawan Kanker, Sembuh Berkat Kekuatan Al-Qur'an
-
Earth Hour Jadi Pengingat Aksi Berkelanjutan, BRI Konsisten Kurangi Emisi