SUARA SEMARANG - 7 Tanaman yang dipercaya dapat membawa keberuntungan dan rezeki melimpah menurut Primbon Jawa.
7 tanaman ini dipercaya akan membawa keberuntungan jika ditanam di depan atau sekitar rumah menurut Primbon Jawa.
Didalam kitab Primbon Jawa dijelaskan, setiap benda baik benda hidup ataupun benda mati membawa energi nya masing-masing.
Sehingga setiap benda dapat menbawa energi baik energi positif maupun energi negatif.
Primbon Jawa menjelaskan ada 7 tanaman yang dipercaya dapat membawa keberuntungan dan memancarkan energi positif jika ditanam di sekitar rumah Anda.
Penasaran apa saja 7 tanaman pembawa keberuntungan tersebut?
1. Tanaman Kayu Jenar/Kayu Kemuning
Menurut Primbon Jawa Kuno, Tanaman Kayu Jenar dapat membawa keberuntungan atau rezeki. Jenar memiliki arti putih. Disini dapat digambarkan bahwa masyarakat Jawa ketika ingin memiliki rezeki banyak, maka harus menanam tanaman Kayu Jenar.
Artinya, setiap malam kita harus selalu wangi seperti tanaman Kayu Jenar. Dengan hati yang putih bersih dengan banyak bertaubat, atau meminta pengampunan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
Baca Juga: Gaji Naik Signifikan, Ini Tugas PPS Pemilu 2024 dan Cara Daftarnya
2. Tanaman Pring Gading
Menurut Primbon Jawa Kuno Tanaman Pring Gading dapat membawa keberuntungan dan rezeki. Pring, merupakan simbol bambu.
Disimbolkan, bambu merupakan tanaman yang berkelompok artinya ketika kita ingin mendapatkan rezeki yang banyak maka kita harus banyak bersosialisasi, banyak bersilaturahmi.
3. Tanaman Pule
Menurut Primbon Jawa Kuno Tanaman Pule dapat membawa keberuntunga, dan bagi orang Jawa Pule bisa diartikan Mulehno "Mengembalikan". Secara ilmiah tanaman ini banyak menyerap karbon dan membersihkan udara. Tanaman Pule juga ketika kulitnya di belah akan pulih kembali. Daun sangat bermanfaat, kulitnya dapat dijadikan obat.
4. Tanaman Kayu Tlogosari
Tag
Berita Terkait
-
Heboh Video Warga Musnahkan Tanaman Ganja Sambil Ketawa: Ngefly Berjamaah
-
3 Manfaat Tanaman Kumis Kucing bagi Kesehatan, Bisa Obati Asam Urat
-
Dosen Pertanian Unsri: Sumsel Perlu Galakkan Budidaya Tanaman Terapung
-
Inilah 6 Posisi Tahi Lalat yang Dipercaya Dapat Membawa Keberuntungan
-
3 Bunga Cantik Ini Mampu Membantu Menyerap Racun, Layak Dikoleksi!
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata