SUARA SEMARANG - Game battle royale Sigma baru-baru ini heboh di media sosial karena mirip dengan Free Fire.
Namun beberapa waktu kemudian Sigma langsung hilang dari PlayStore dan tidak diketahui secara pasti penyebabnya.
Padahal, saat itu jumlah download Sigma sudah mencapai lebih dari 400 ribu unduhan.
Ada beberapa kemungkinan kenapa Sigma hilang dari PlayStore, yakni karena game battle royale tersebut sangat mirip dengan Free Fire kemudian di-take down.
Kemungkinan lainnya adalah karena developer game Sigma sedang mempersiapkan optimasi agar game berjalan lebih maksimal ketika dimainkan banyak orang nantinya.
Seperti diketahui, game dengan genre battle royale adalah permainan bertahan hidup hingga akhir di sebuah pulau.
Dalam PlayStore terdapat beberapa game battle royale yang bisa Anda mainkan, di antaranya:
PUBG Mobile merupakan game battle royale populer yang sudah dikenal hingga versi PC.
Baca Juga: Amerika Serikat di Mata Pelatih Iran: Dulu Rebutan Kaus Kaki, Sekarang Bisa Main Bola
PUBG Mobile terbilang cukup berat karena menyuguhkan detail dan animasi yang rinci.
Selain itu, alasan PUBG Mobile sangat seru adalah banyaknya pemain yang akan bermain dalam satu map, yakni 100 player.
Free Fire
Free Fire atau yang dikenal dengan FF adalah game battle royale terpopuler lainnya.
Sama seperti PUBG Mobile, Free Fire juga masuk dalam cabang lomba esports dalam Sea Games.
Free Fire hadir dengan grafik yang lebih sederhana namun membuatnya kompatibel dengan smartphone dengan spesifikasi rendah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan