SUARA SEMARANG - PSIS Semarang kalah dari Borneo FC dengan skor akhir 4-2 dalam lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat (9/12/2022).
Kekalahan PSIS Semarang memperpanjang rekor kekalahan Laskar Mahesa Jenar atas Borneo FC.
Hingga kini, PSIS Semarang tak mampu menang saat melawan Borneo FC dalam enam pertemuan terakhir mereka.
Jalannya pertandingan berjalan sangat cepat. Di babak pertama, tercipta tiga gol beruntun dari Borneo FC.
Fredyan Wahyu akhirnya dapat memperkecil ketertinggalan PSIS Semarang sebelum turun minum.
Di babak kedua, PSIS Semarang tampil lebih menyerang dengan memasukkan Carlos Fortes.
Carlos Fortes yang baru masuk langsung mengancam gawang Borneo FC yang dijaga Angga Saputro.
Namun barulah pada menit ke-67, Hari Nur Yulianto berhasil mengubah kedudukan menjadi 3-2 dengan tendangan first time.
Gol berawal dari umpan lambung yang ditujukan pada Carlos Fortes di depan gawang Borneo FC.
Baca Juga: Louis van Gaal Eksentrik dan Bermulut Besar, Argentina Tetap Respek Jelang Lawan Belanda
Para pemain belakang berusaha menutup pergerakan striker asal Portugal tersebut namun bola terpantul ke tengah.
Tanpa melakukan kontrol, Hari Nur Yulianto menembak dengan menggunakan kaki kirinya ke arah pojok gawang yang tak bisa dijangkau Angga Saputro.
PSIS Semarang tampil menyerang namun serangan balik cepat Borneo FC membuahkan tendangan bebas usai Kei Hirose dijatuhkan Wahyu Prast tepat di depan kotak penalti.
Stefano Lilipaly yang menjadi algojo sukses memperlebar jarak menjadi 4-2 pada menit 82 sekaligus mencetak brace pada pertandingan tersebut.
Di akhir laga, terjadi ketegangan usai duel Fredyan Wahyu dengan Sihran.
Fredyan Wahyu mendapatkan kartu kuning kedua dan akhirnya diusir wasit dengan kartu merah pada menit 92.
Berita Terkait
-
Hasil BRI Liga 1: Berbagi Poin dengan Persikabo, RANS Gagal Keluar dari Zona Degradasi
-
Prediksi Susunan Pemain Persija vs Persik Kediri,Thomas Doll Tidak Mau Rotasi Terlalu Banyak Skuad
-
Prediksi PSIS Semarang vs Borneo FC Samarinda di BRI Liga 1 2022/2023 Malam Ini
-
Head to Head PSIS Semarang vs Borneo FC, Laskar Mahesa Jenar Tak Mampu Menang di 5 Laga Terakhir
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran
-
5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa
-
6 Fakta Pembunuhan Sopir Taksi Online di Serang: Pelaku Divonis Seumur Hidup
-
Lagi Diburu Banyak Orang, 5 Brand Sepatu Lokal Ini Diprediksi Cepat Sold Out Mei 2026
-
Seluruh Jemaah Calon Haji 2026 asal Riau Telah Berangkat ke Tanah Suci
-
Awas! Galon 'Ganula' Usia 11 Tahun Masih Beredar, 92 Juta Warga RI Terancam Bahaya BPA
-
Merinding Lihat Karya APFI 2026, Bupati Bogor: Ini Lorong Sejarah Perjalanan Bangsa
-
Rahasia Tinta Tato Dayak: Campuran Arang dan Gula Aren yang Masih Dipakai Secara Tradisional