SUARA SEMARANG - Lee Im Jae, mantan kepala Kantor Polisi Yongsan, menghadiri sidang pemeriksaan terkait tragedi Itaewon pada Jumat (23/12/2022).
Sidang pemeriksaan tersebut diadakan untuk memutuskan apakah mantan kepala polisi Yongsan itu harus ditahan atas dugaan kelalaian menanggulangi insiden maut di kawasan Itaewon, Seoul yang terjadi pada Oktober lalu menjelang malam Halloween. Tragedi tersebut merenggut 158 korban jiwa, termasuk aktor Lee Ji Han.
Ini kali kedua kejaksaan berusaha meminta surat penangkapan terhadap Lee Im Jae. Permohonan sebelumnya ditolak awal Desember ini dengan alasan perlunya jaminan bagi tersangka untuk mendapatkan hak membela diri.
Melansir dari laman ANTARA, Lee Im Jae menyatakan rasa penyesalannya kepada wartawan saat tiba di Pengadilan Negeri Bagian Barat Seoul.
"Saya minta maaf dan sekali lagi maaf sebagai kepala kantor polisi pada saat itu," kata Lee Im Jae.
Atas tragedi berdarah itu, Lee dituntut dengan pasal kelalaian dan pasal pembunuhan akibat kelalaian yang menewaskan 158 orang. Ia dituduh terlambat datang ke lokasi kejadian, dengan selisih waktu 50 menit sejak insiden terjadi.
Selain itu, Lee Im Jae dianggap tidak mengambil tindakan yang cukup untuk mengendalikan massa padahal sebelumnya telah muncul peringatan tentang massa yang berdesakan dalam perayaan Halloween itu.
Keputusan sidang pemeriksaan kedua ini dijadwalkan akan keluar pada Jumat (23/12/2022) malam atau Sabtu (24/12/2022) pagi waktu setempat.
Baca Juga: Rating Episode Terbaru "The Interest of Love" Anjlok
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Harga Emas Bisa Cetak Rekor Tertinggi, Analis Ungkap Faktor Penyebabnya
-
6 Pemain Ini Pasti Dicoret John Herdman Jelang FIFA Series 2026
-
Penjaga Waktu Sahur
-
DPRD DKI Minta Seluruh Bus Transjakarta Dipasang Kamera Pendeteksi Sopir Ngantuk
-
Berkat Kolaborasi Nasional, Indonesia Trail Run Series Resmi Terbentuk
-
5 Trik Atur Pola Tidur saat Puasa agar Tak Ngeluh Jam Tidur Terganggu seperti Cut Rizki
-
Modus Operandi 'Endless Art Investment Cara Nadiem Diduga Samarkan Aliran Dana Google Chromebook OS
-
Menanti Kebangkitan 'Star Boy', Marselino Ferdinan Berpacu dengan Waktu Pulih dari Cedera
-
Menggugat Adab Membangunkan Sahur: Atas Nama Tradisi, Bolehkah Teriak-teriak?
-
Kasat Narkoba Toraja Utara Diduga Kantongi Rp13 Juta Per Minggu dari Bandar Narkoba