SUARA SEMARANG - Tulisan ini mengulas tentang mainan jadul lato lato yang meliputi soal harga, manfaat memainkannya hingga cara menggoyang atau cara memainkannya.
Lato lato atau juga disebut etek-etek sedang viral di media sosial, sehingga banyak anak-anak maupun orang dewasa memburu mainan jadul ini.
Perlu kamu tahu, lato lato yang saat dimainkan berbunyi etek etek ini pernah booming di tahun 1990-an.
Begitu banyak diunggah di akun media sosial, mainan ini kembali viral dan digandrungi oleh anak-anak dan dewasa.
Untuk anak-anak, mainan ini ternyata memiliki banyak manfaat lho. Diantaranya adalah sedikit demi sedikit menjauhkan dari gadget.
Ya, gadget memang menjadi masalah bagi sebagian anak. bahkan ada yang kecanduan sehingga sulit lepas.
Dengan memainkan lato lato maka anak akan mengurangi memegang gadget. Apalagi untuk memainkan lato-lato ini biasanya beramai-ramai bersama kawan-kawannya.
Pertemuan antar anak juga akan menambah atau memperkuat jiwa sosial mereka.
Manfaat kedua adalah keseimbangan otot tangan saat memainkan. Anak yang berlatih memainkan lato lato harus juga bersabar karena kadang sulit bagi yang baru kali pertama memegangnya.
Baca Juga: Bingung Ucapkan Selamat Natal Lewat Whatsapp Bagi Muslim Boleh Atau Tidak? Ini Jawaban 4 Ustadz
Lalu berapa harga mainan ini? Bervariasi. Di online banyak tersedia dengan beragam warna dan jenis. Namun harga dipatok pada kisaran 10 ribu rupiah.
Bagaimana cara memainkannya?
Pertama, kamu cukup memegang tali yang menyambungkan lato-lato yang berupa dua bola keras tersebut.
Pegang tali tepat di bagian tengah. Agar saat diayunkan, kedua bola berbenturan.
Setelah tangan merasa nyaman memegang tali, maka goyangkan de atas dan ke bawah. Terus goyangkan hingga menimbulkan bunyi yang bertubi-tubi.
Selain harga murah, ternyata juga mudah untuk memainkan lato lato di tanganmu. Selamat mencoba!
Berita Terkait
-
Mainan Anak Latto-Latto Viral di Tiktok, Ikuti Tutorial Cara Mainnya Biar Gak Kalah Sama Bocil
-
Bagaimana Cara Membuat Kincir Angin Origami dari Kertas untuk Mainan Anak?
-
Jauhkan Pengaruh Buruk Gawai, Ini Permainan untuk Anak Saran Psikolog
-
4 Mainan Anak Tahun 1990-an yang Pernah Populer pada Zamannya
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati