SUARA SEMARANG - Rennan Saldanha disebut sudah menjadi rekrutan baru PSIS Semarang, melihat posisinya maka pemain Brazil ini akan menggantikan Alie Sesay.
Di laman transfermarkt disebutkan Rennan Saldanha atau yang bernama lengkap Rennan Heitor Alves Saldanha ini sudah resmi bergabung dengan PSIS Semarang dengan status pinjaman.
Rennan Saldanha dipinjam PSIS Semarang dari klub Sannat Lions yang berlaga di divisi utama Liga Gozo Malta.
Rennan Saldanha merupakan bek tengah dengan tinggi badan 189 cm yang saat ini berusia 26 tahun dan jika melihat posisi maka ia diplot manajemen PSIS Semarang untuk menambal kelemahan di pertahanan.
Di sisi lain, dengan masuknya pemain baru ini maka harus ada pemain yang keluar, entah Alie Sesay atau Jonathan Cantillana (Jojo).
Jojo dikabarkan telah berada di Chile. Dalam beberapa pekan terakhir, suami dari Mama Ceron ini memang dikabarkan segera hengkang. Klub Thailand menjadi pelabuhan berikutnya.
Sementara Alie Sesay yang baru setengah musim bersama PSIS Semarang belum terdengar kabar apakah akan diputus kontraknya atau masih akan berlanjut dan duet dengan Rennan Saldanha.
Namun jika melihat statistik Rennan Saldanha, PSIS Semarang harus benar-benar hati-hati. Mengingat oia sering kali berpindah klub dan itu hampir terjadi setiap tahunnya.
Sejak 2015 lalu, Rennan Saldanha sudah bergonta-ganti sebanyak 11 klub. Mulai dari banyak klub di Liga Brazil, Baynounah SC, Kaganat dan terakhir adalah Sannat Lions.
Sementara statistik Rennan Saldanha juga tak terlalu mentereng. Dari klasemen Liga Gozo Malta, Sannat Lions jadi juru kunci.
Baca Juga: Jonathan Cantillana Tinggalkan PSIS Semarang, Kini Berada di Chile
Dari 9 laga, Rennan Saldanha sudah bermain 7 kali. Total dari semua laga yang dijalani klub maka sudah kebobolan 35 gol.
Sementara dari akun instagram @forzapsis1932, disebutkan Rennan Saldanha yang bermain 7 kali, gawang sudah kebobolan 22 gol.
Dengan statistik yang belum meyakinkan ini, maka menjadi pilihan yang cukup sulit apakah "membuang" Alie Sesay atau sebaliknya akan menduetkan keduanya.
Di sisi lain, tembok pertahanan PSIS Semarang sendiri sudah kebobolan 22 gol di paruh musim pertama ini.
Tag
Berita Terkait
-
Awas Ini 11 Tempat Destinasi Wisata Semarang Berpotensi Padat Malam Tahun Baru 2023
-
Jonathan Cantillana Tinggalkan PSIS Semarang, Kini Berada di Chile
-
Prakiraan Cuaca Semarang Hari ini Senin, 26 Desember 2022, Hujan Hampir Seharian yang Semakin Lebat di Malam Hari
-
Invasi Persib di Wilayah PSIS Semarang, Sisir Pratama Arhan dan Riyan Ardiansyah Baru
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Cabai Merah dan Jengkol Picu Inflasi Sumbar Februari 2026, Ini Komoditas Penyumbang Kenaikan Harga
-
Cerita Istri Paulo Dybala Kontraksi di Tengah Laga Roma vs Juventus, Anak Pertama Lahir di Klinik
-
5 Fakta Speedboat Haras Grup Tenggelam di Sungai Musi Banyuasin, 1 Penumpang Tewas
-
Suasana Hangat Bukber Istana: Prabowo Salami Ulama dan Cium Tangan Kiai Nurul Huda Djazuli
-
Jamaah Umrah Bandar Lampung Diminta Tunda Berangkat ke Arab Saudi, Ini Penjelasan Kemenhaj
-
Mudik Gratis 2026 Kota Malang Tambah Bus dari Swasta, Kuota Penumpang Naik Hampir 2 Kali Lipat
-
Pria Ini Kaget Tukar Uang di Iran sampai Takut Dirampok
-
Kapan Waktu Terbaik Beli Tiket Ferry Bakauheni untuk Mudik Lebaran? Ini Imbauan ASDP
-
Viral Warga Irak Temukan Drone AS yang Gagal Meledak Mirip Punya Iran: Liciknya Amerika
-
Kasus Sabu 2 Ton, ABK Fandi Ramadhan Akhirnya Bebas dari Hukuman Mati