SUARA SEMARANG - Dua pemain belakang atau bek PSIS Semarang ada Alie Sesay dan Frendi Saputra dikabarkan sudah mendapat klub baru.
Kabarnya Alie Sesay berlabuh ke klub milik Raffi Ahmad RANS Nusantara FC. Sedangkan sang kapten Frendi Saputra dipinang oleh Dewa United.
Jika benar kabar Alie Sesay dan Frendi Saputra pindah klub maka PSIS Semarang telah melakukan langkah rotasi pemain besar-besaran
Pasalnya, dua pemain belakang yang menjadi tulang punggung PSIS Semarang pada putaran pertama Liga 1 ini tidak tergantikan dan posisinya kini kosong.
Kabar jika Alie Sesay dan Frendi Saputra diminati oleh RANS Nusantara FC dan Dewa United diinformasikan oleh akun Instagram transfer pemain Transfermarkt.
Alie Sesay diinformasikan dijual ke RANS Nusantara FC dengan banderol Rp 5,21 miliar. Pemain 28 tahun itu bakal memperkuat putaran kedua Liga 1.
Sementara untuk Frendi Saputra, pemain 30 tahun ini dijual ke Dewa United dengan harga Rp 2,61 miliar.
Alie Sesay membela PSIS Semarang pada kompetisi BRI Liga 1 musim 2022-2023. Dia didatangkan dari Persebaya Surabaya.
PSIS Semarang terpikat oleh penampilan Alie Sesay saat berhasil mengantarkan Persebaya dijajaran klub lima besar musim Liga 1 2021.
Baca Juga: Wawan Febrianto Paham Maksud Septian David Maulana, Ucil: Tinggal Nunggu Mbledose
Malang bagi Alie Sesay, meski tandem bersama rekan lamanya di Persebaya, Taisei Marukawa, penampilan Alie Sesay justru terpuruk.
Gawang Mahesa Jenar dengan mudah ditembus oleh lawan-lawannya di putaran pertama Liga 1 musim 2022-2023.
Alie Sesay mencatat 14 kali bermain bersama PSIS Semarang dan belum mencetak gol.
Sementara itu, Frendi Saputra dikabarkan Transfermarkt hampir 75 persen merapat ke Dewa United.
Ia juga sudah mendapat salam perpisahan dari rekan-rekan satu tim PSIS Semarang, seperti Alfeandra Dewangga dan Fredyan Wahyu Sugiyantoro atau Ucil.
Pemain bek kiri ini didatangkan oleh PSIS Semarang dari Perserang pada musim Liga 1 2017.
Berita Terkait
-
Lengkap, Jadwal Pertandingan PSIS Semarang Selama Januari 2023 pada Liga 1 Putaran Kedua, Mahesa Jenar Siap Gas ke Puncak Klasemen
-
WTN Minggir, Fix PSIS Semarang Tempatkan Adi Satryo Penjaga Gawang Utama, Sayangkan Rory Grand
-
Transfer PSIS Semarang: Frendi Saputra Bicara Ketulusan Dibalas Redondo tentang Kesabaran
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian