SUARA SEMARANG - Fix, PSIS Semarang akan menempatkan Adi Satryo sebagai penjaga gawang utama dan menyingkirkan dua nama.
Kedatangan Adi Satryo di PSIS Semarang secara otomatis akan membuat peta persaingan kiper berubah. WTN atau Wahyu Tri Nugroho dan Ray Redondo akan menjadi pelapis.
Satu-satunya penyesalan ketika PSIS Semarang mendapatkan tandatangan Adi Satryo adalah sudah hengkangnya Rory Grand, si pelatih kiper asal Inggris.
Klub PSIS Semarang ditengarai segera meresmikan kiper baru mereka yakni Adi Satryo yang sudah resmi berpisah dari Persik Kediri.
Penjaga gawang memang menjadi PR utama PSIS Semarang semenjak awal musim ini. Kehilangan Jandia Eka Putra, namun klub asal Kota Semarang itu tak mencari pengganti yang sepadan.
Kini, kehadiran seorang Adi Satryo jelas akan menambah kepercayaan diri di lini belakang. Meski masih muda, pemain ini sudah memperlihatkan kelasnya.
Adi Satryo sudah beberapa kali pindah dan mencicipi sejumlah klub di Liga 1. Diantaranya adalah PSMS Medan, PSS Sleman, Persik Kediri.
Memiliki tinggi 179 cm dan masih berusia 21 tahun, ia jelas menjadi aset jangka panjang PSIS Semarang. Apalagi Adi Satryo adalah pemain Timnas Garuda Muda U-23.
Sinyal kedatangan Adi Satryo di PSIS Semarang sudah ada pada akun instagram yang bersangkutan.
Baca Juga: Indonesia Hadapi Filipina di Lapangan Rumput Sintetis, Nadeo: Adaptasi Dulu
Saat ia mengucapkan terima kasih pada klub lamanya, Persik Kediri, sejumah akun justru memberinya selamat bergabung di Kota Semarang.
"Good luck abg idola, welcome to semarang city," komentar akun @raiairvanza.
"Here we Go Mahesa Jenar," tulis akun fotografer sepakbola Liga 1 @novannavon.
Saat di Persik Kediri, Adi Satryo hanya bermain 2 kali selama 180 menit dan sudah kebobolan 4 gol.
Saat ini manajemen PSIS Semarang memang sedang merombak dan memperbaiki lini pertahanan. Salah satu langkah yang dinilai tepat adalah merekrut kiper muda Adi Satryo.***
Berita Terkait
-
Bursa Transfer Liga 1: Borneo FC Tancap Gas, Bajak Pemain Rp 2,1 Miliar Milik Rival, Barito Putera Gigit Jari
-
Borneo FC Kembali Datangkan Umanailo untuk Perkuat Lini Depan
-
Terpuruk di Dasar Klasemen, Persik Bidik Kebangkitan di Putaran Kedua BRI Liga 1
-
Sugeng Rawuh, PSIS Semarang Datangkan Luthfi Kamal, Si Gelandang Pengakut Air
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?