]
SUARA SEMARANG - Meru Kimura pemain keturunan Jepang jadi debutan baru PSIS Semarang dengan status pinjaman dari RANS Nusantara FC seperti dilansir laman resmi klub, Rabu (4/1/2022).
Meru Kimura merupakan bek jangkung dengan tinggi 1,87 cm, dia pengguna kaki kiri sama seperti Alfeandra Dewangga di PSIS Semarang.
Meru Kimura merupakan keturunan Jepang kelahiran Tokyo, 27 Juni 20221, namun dia merupakan warga negara Indonesia yang memulai karir sejak usia dini di Bumi Pertiwi, hingga dilirik PSIS Semarang.
PSIS Semarang menambah kekuatan di lini belakang dengan tenaga muda Meru Kimura, meski tak sepengalaman pemain lain.
Meski begitu PSIS Semarang tampaknya senang dengan pemain muda seperti biasanya.
Meru Kimura akan dipakai hingga akhir putaran kedua Liga 1 2022/2023.
Kedatangan Meru Kimura melengkapi dua sosok muda lain yakni Adi Satryo dan Luthfi Kamal.
Lantas apa alasan Yoyok Sukawi datangkan Meru Kimura?
Baca Juga: Surati Arema, Klub Liga 3 PS Hizbul Wathan UMY Merasa Dihancurkan: Gara-gara Kalian
Yoyok Sukawi bilang, pemain berusia 21 tahun ini didatangkan untuk menambah kedalaman skuat di lini belakang.
“Dipinjam untuk kedalaman skuat di lini belakang," jelas Yoyok Sukawi.
Yoyok Sukawi tak menyangkal bila Mahesa Jenar sudah memiliki talenta muda bahkan berlabel Tim Nasional (Timnas) Alfeandra Dewangga.
Selain itu, ada Wahyu Prast (hulk) yang menjadi rekan duet Dewangga di depan kiper.
"Di lini belakang kita sudah punya pemain lokal seperti Wahyu Prast dan Dewangga. Kalau mereka cedera seperti akhir putaran pertama kemarin, kami harus punya back upnya," kata dia.
Lebih jauh ada nama lain yang juga dikhawatirkan absen membela PSIS Semarang dalam kondisi tertentu.
"Ditambah juga Syiha juga masih menjalani pendidikan TNI AL. Selamat bergabung Meru, semoga cepat beradaptasi dengan skuat PSIS,” kata Yoyok Sukawi.
Meru Kimura akan menunjukkan performa terbaiknya, menit bermain akan menjadi pembuktian sebagai sosok yang layak.
Sebelum ini Meru Kimura pernah bermain untuk PSKC Cimahi, Persik Kediri dan Bali United saat masih di jenjang Elite Pro Academy.
Berita Terkait
-
CEO PSIS Yoyok Sukawi Ketahuan PDKT Bos Borneo FC, Nego-nego Stefano Lilipaly Benarkah Deal Hari Ini?
-
Berapa Harga Fantastis Jonathan Cantillana di Bursa Transfer Musim ini, Siapa yang Mampu, PSS Sleman atau Arema FC ?
-
Dengan Status Pinjaman, PSIS Semarang Datangkan Pemain Baru Meru Kimura
-
2 Pemain Timnas Gabung ke PSIS Semarang, Benarkah Stefano Lilipaly Gantikan Jonathan Cantillana ?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung