/
Jum'at, 06 Januari 2023 | 07:53 WIB
Park Hang-seo - Timnas Vietnam saat meakukan konferensi pers sebelum melakukan laga semifinal Piala AFF 2022. (Suara.com / Adie P)

SUARA SEMARANG - Hari ini pertandingan semifinal Piala AFF 2022 akan berlangsung antara Timnas Indonesia melawan Vietnam di Stadion Gelora Bung Karno, namun Timnas Vietnam mengalami ketar-ketir dan takut main di kandang Indonesia.

Timnas Vietnam meminta bantuan kepada FIFA dan AFF untuk keamanan pada semifinal Piala AFF 2022 yang akan digelar pada Jumat 6 Januari 2023 di Stadion Gelora Bung Karno. 

Para pemain hingga official merasa khawatir ketar-ketir akibat kejadian pada babak penyisihan Grup A, dimana bus yang ditumpangi pemain Thailand dilempari batu oleh oknum suporter fanatik Timnas Indonesia hingga mengakibatkan kerusakan.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden VFF Tran Quoc Tuan bahwa Vietnam bermain di tempat yang rawan, pihaknya meminta AFF mengundang staf ahli FIFA untuk bekerjasama melakukan pengawasan keamanan. 

"Mengenai keamanan tim ketika bermain di tempat yang rawan seperti Indonesia, saya meminta AFF untuk mengundang ahli FIFA, bersama dengan pekerjaan keamanan," tutur Presiden VFF, Tran Quoc Tuan.

"Saya harap tim kami terlindungi dengan baik," katanya dikutip dari Zingnews.

Presiden VFF, Tran Quoc Tuan juga telah meminta bantuan perlindungan ke kedutaan Vietnam.

"Saya telah mengirim dokumen ke kedutaan Vietnam untuk mendukung dampak dan menyebarluaskan rekan kami untuk mengambil tindakan perlindungan," terangnya.

"Ini adalah keputusan yang telah saya dan Park Hang-seo diskusikan sejak 1 Januari. AFF perlu mengundang dua lagi pengawas pertandingan dari AFC dan FIFA untuk memastikan terselenggaranya babak semifinal," ucap Tran Quoc Tuan.

Baca Juga: Alasan Eks Kapten PSIS Semarang Frendi Saputra Terima Tawaran Dewa United: Punya Manajemen Profesional

Tak hanya itu saja, ternyata Timnas Vietnam mempunyai masalah lain yakni, ada beberapa staf pelatih berpaspor asal Korea Selatan yang terkendala di visa untuk masuk ke Indonesia.

Namun pihaknya sudah meminta bantuan kepada kedutaan Vietnam untuk mengatasi masalah tersebut.

"Tim Vietnam mengalami kesulitan untuk pergi ke Indonesia pagi ini," kata Quoc Tuan.

"Ada lima orang berpaspor Korea Selatan di staf kepelatihan yang membutuhkan visa untuk masuk ke negara itu. Namun, kami segera mengatasinya dengan menelpon pihak kedutaan dan perwakilan AFF untuk meminta bantuan," tambahnnya.

Load More