SUARA SEMARANG - Ada dua kabar dari seputar BRI Liga 1, yakni tentang PSSI yang meniadakan degadasi tahun ini hingga PSIS Semarang yang melepas 2 pemain asingnya.
Sehari setelah PSSI memutuskan tidak ada degradasi, PSIS Semarang menyusul memberikan pengumuman bahwa Alie Sesay dan Jonathan Cantillana tidak lagi berseragam Mahesa Jenar di putaran kedua BRI Liga 1.
Menurut CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi Alie Sesay dan Jonathan Cantillana dilepas berdasarkan hasil evaluasi manajemen.
“Hari ini kami umumkan bahwa PSIS resmi melepas Alie Sesay dan Jonathan. Alie kami lepas dengan sistem kompensasi," ujar CEO PSIS Yoyok Sukawi, Jumat (13/1/2023).
"Sementara Jonathan Cantillana kami lepas ke salah satu klub Liga 1, biar nanti klub barunya yang mengumumkan Jonathan berlabuh ke mana," sambung Yoyok Sukawi.
Atas nama manajemen PSIS, Yoyok Sukawi juga mengucapkan terima kasih atas pengabdian kedua legiun asing tersebut bersama PSIS.
“Terima kasih Alie dan Jonathan, semoga ke depan selalu diberi kesuksesan dan tetap jaga hubungan baik dengan PSIS,” tutup Yoyok Sukawi.
Unggahan PSIS Semarang soal melepas Alie Sesay dan Jonathan Cantillana mendapatkan respons beragam dari warganet.
Menurutnya ini merupakan langkah yang realisitis lantaran tidak akan ada degradasi musim ini sehingga pemain lokal perlu dimaksimalkan.
Baca Juga: Menang 3-1 Dari Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Jakarta BIN Suguhkan Permainan Cantik
"Gak usah pakai pemain asing, gak ada degradasi juga...mending kasih kesempatan pemain muda lokal," tulis seorang netizen.
"Ga usah beli pemain asing min, beli pertandingan aja udah, kan ga ada degradasi ini, klub2 dgn kondisi ekonomi terbatas pasti mau jual2in pertandingan krn ga akan degradasi. Gaskan," timpal netizen lainnya.
Sementara penghentian Liga 2 membuat kecewa para peserta, termasuk klub milik Atta Halilintar, Bekasi FC City.
Bahkan lewat unggahan instagramnya, Atta Halilintar mengaku kapok terjun ke dunia sepak bola Indonesia.
Unggahan Atta Halilintar mengisyaratkan kalau dia berpamitan berurusan dengan sepak bola Indonesia.
"Sekian. dan terima kasih sepakbola. #kapok. wabillahi taufiq wal hidayah wassalamualaikum wr wb," tulis Atta Halilintar dalam captionnya.
Tag
Berita Terkait
-
Resmi Dilepas PSIS Semarang, Jonathan Cantillana Gagal Reuni Jika Benar Pindah di PSS Sleman
-
PSIS Semarang Resmi Melepas Alie Sesay dan Jonathan Cantillana, Jonathan : "Hati Saya Selalu Biru"
-
Deretan Pemain Persija yang Diboyong Teco ke Bali United, Teranyar Ryuji Utomo
-
Bali United Tak Bermarkas di Pulau Dewata, Teco Pastikan Timnya Tetap Siap Tempur
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya
-
Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan
-
'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel
-
Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel
-
Taeyong NCT Luapkan Insting, Ambisi, dan Kebebasan Artistik di Lagu WYLD
-
Tak Hanya Asus, Lenovo Juga Kenalkan Laptop Tipis Pesaing MacBook Neo
-
Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid
-
Apakah Hellyana Masih Bisa Menjabat sebagai Wagub Babel Usai Divonis Penjara?
-
Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika 'Orang Desa Tak Pakai Dolar'
-
Ratusan Amunisi Senjata Api Disita dari Bandar Narkoba di Riau