SUARA SEMARANG - Eks pemain PSIS Semarang Pratama Arhan kedapatan memberikan like pada anak pemilik klub kaya.
Saat ini, Pratama Arhan yang merupakan eks bek PSIS Semarang ini tercatat bermain di Tokyo Verdy, klub Liga 2 Jepang.
Namun, semenjak bergabung dari PSIS Semarang ke Tokyo Verdy, Pratama Arhan tak mendapatkan menit bermain yang banyak. Apakah ini jadi tanda akan segera hengkang?
Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun instagram @riniperdiyanti, Pratama Arhan membubuhkan tanda like pada video dengan durasi beberapa detik tersebut.
Video yang mencuri perhatian Pratama Arhan adalah video Cipung atau Rayyanza Malik Ahmad yang merupakan anak kedua dari Raffi Ahmad dan nagita Slavina.
Video Cipung juga diunggah secara bersamaan di akun milik Raffi Ahmad dan nagita Slavina yakni @raffinagita1717.
Video itu memperlihatkan bagaimana aksi Cipung bermain dengan pengasuhnya. ia bermain suara-suara melalui bibir hingga belajar berdiri dengan gaya tengkurapnya.
Ternyata, satu diantara 172 ribu akun yang membubuhkan tanda like ada Pratama Arhan yang sata di PSIS Semarang mengenakan nomor punggung 11 ini.
Tentu saja hal itu menjadi sorotan. Lantaran Cipung adalah anak Raffi Ahmad yang merupakan pemilik dari RANS Nusantara, salah satu klub Liga 1.
Baca Juga: Dewangga dan Ucil Absen, PSIS Semarang Andalkan Trio Samurai dan Ryo Fujii Menuju Bogor Senin Ini
Pratama Arhan juga menjadi salah satu follower akun milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina tersebut.
Apakah aksi Pratama Ahan ini akan menjadi tanda ia akan hengkang dari Tokyo Verdy, tak diketahui pasti.
Namun, jumlah menit bermain yang terbatas di klub Liga 2 Jepang tersebut bisa saja membuatnya frustasi dan segera pindah klub.
Namun, lantaran masih muda maka mantan bek PSIS Semarang yang memiliki lemparan roket itu diharapkan tetap bermain di Liga luar negeri.
Saat ini Pratama Arhan menjadi satu dari beberapa pemain muda Indonesia yang membangun karir di luar negeri. Lainya adalah Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikri dan Asnawi Mangkualam.
Jika Pratama Arhan kembali ke Indonesia, disebut-sebut akan bermain untuk PSIS Semarang lagi, klub yang membesarkan namanya.***
Berita Terkait
-
Dewangga dan Ucil Absen, PSIS Semarang Andalkan Trio Samurai dan Ryo Fujii Menuju Bogor Senin Ini
-
4 Artis Dukung Erick Thohir Jadi Ketum PSSI, Ada Raffi Ahmad Hingga Baim Wong
-
Muncul Petisi Sus Rini Dikasih iPhone 14: Biar HD, Tag Si Bos Ayah Cipung Raffi Ahmad
-
Erick Thohir Tiba di Kantor PSSI, 'Dikawal' Kaesang Pangarep, Raffi Ahmad hingga Atta Halilintar
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek