SUARA SEMARANG - Teddy Tjahjono sebagai bos Persib Bandung diingatkan akan bursa transfer tanggal 30 Januari 2023 untuk mendatangkan pemain anyar sesuai arahan Luis Milla.
Sejauh ini belum ada pemain anyar di skuad Luis Milla, padahal Persib Bandung dibatasi waktu bursa transfer jeda musim hingga akhir Januari 2023 ini saja.
Pelatih Luis Milla mengindikasikan ingin Persib Bandung mendatangkan bek sayap untuk menggantikan posisi Bayu Fiqri sekaligus pelapis dari dari Zalnando.
Dengan bursa transfer jeda musim di putaran kedua Liga Indonesia hanya sampai 30 januari maka Persib Bandung masih memiliki waktu kurang lebih sepekan.
Bos Teddy Tjahjono diminta gerak cepat untuk mendapatkan pemain-pemain berkualitas, meskipun saat ini tren Persib Bandung sedang menanjak.
Semenjak ditangani LUis Milla, Persib Bandung berubah jadi klub yang tak pernah kalah.
Dalma 11 laga, Ezra Walian dkk mendapatkan 9 kali kemenangan dan sisanya imbang. Persib bisa jadi klub dengan raihan poin tertinggi di dalma 11 laga terakhirnya.
Meski demikian, Bos Teddy Tjahjono diminta suporter tetap mendatangkan pemain untuk menambah kedalaman skuad.
"Aduh aku terlalu fokus dengan welcome," komen akun @reza_saputra155 di unggahan akun instagram Persib Bandung Senin (23/1/2023).
Baca Juga: Oknum Suporter Persib Nyalakan Flare Akhirnya Diblokir Tidak Bisa Beli Tiket
Sebelumnya, Persib Bandung dikaitkan dengan pemain Tokyo Verdy Pratama Arhan, namun urung terjadi setelah klub Divisi 2 Liga Jepang itu memperpanjang kontrak Arhan.
Padahal, posisi Pratama Arhan dinilai yang paling tepat untuk mengisi bek kiri si Pangeran Biru - julukan Persib Bandung.
Sampai saat ini, manajemen Persib Bandung terlihat masih adem-adem di aktivitas bursa transfer.
Kedalaman skuad Pangeran Biru dinilai penting. Apalagi jika menargetkan juara di akhir musim dan menghindari pemain yang rentan cidera.
Lantaran dalam beberapa pekan kedepan, Persib Bandung akan menghadapi laga krusial, diantaranya melawan Borneo FC dan PSIS Semarang.
Persib Bandung hingga kini terlihat percaya diri dengan skuad yang ada dan dibawah racikan Luis Milla yang terlihat dalam 11 laga terakhirnya.***
Berita Terkait
-
Luis Milla Diperintah Pantau Brandon Scheunemann Usai Debut Ciamik di PSIS Semarang, Dibajak Persib Bandung?
-
Mahesa Jenar Bakal Ganjal Ambisi Persib Bandung Duduki Capolista, Luis Milla Harus Putar Otak 2 Big Match
-
Persis Solo Adem Ayem di Bursa Transfer, Kaesang Pangarep Bantah Tak Serius Hadapi Putaran Kedua BRI Liga 1
-
Tegas! Persib Bandung Blacklist Oknum Suporter yang Menyalakan Flare di Laga Kontra Persija
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
GAC Indonesia Jamin Pengiriman Mobil Listrik Selama GIIAS 2026 Dua Hari Sampai
-
4 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Teh, Cocok untuk relaksasi!
-
Pengalaman Multitasking dan Face Unlock Oppo Kini Lebih Cerdas, Berkat Update ColorOS 16!
-
Waspada Isu Keamanan Agustus, Imam Besar FBR Ajak Warga Betawi Jaga Kampung dan Tolak Hoaks
-
Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia
-
Pendapatan Harita Nickel (NCKL) Naik 21,2 Persen di Semester I 2026
-
Doa Kebangsaan di Monas Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal, Lokasi Parkir, dan Rute Lalu Lintasnya
-
Trisno Pas Band Meninggal Dunia Usai Bertahan Melawan Komplikasi Penyakit
-
Pagar Tinggi Mal Picu Spekulasi, Polisi: Jangan Buat Gaduh, Jakarta Masih Aman!
-
Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan