SUARA SEMARANG - Digelar Liga Akurat Zulhas Cup 2023 kompetisi untuk pertandingan sepakbola mulai tanggal 25 Februari hingga 4 Maret 2023.
Liga Akurat Zulhas Cup 2023 mengadopsi sistem wilayah zonasi yang terbagi dari Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal dan Salatiga.
Masing-masing tim terdiri dari 12-16 tim tiap kecamatan di mana akan diambil satu wakil untuk betanding pada partai puncak final four.
Laga pertandingan untuk masing-masing wilayah digelar di Gelora Weleri Kendal, Bumirejo Kota Semarang, Lapangan Jati Kabupaten Semarang dan Lapangan Damatex Salatiga.
"Untuk final akan digelar di Stadion Wujil Ungaran Kabupaten Semarang," kata Aldi Gultom, Wakil Pemimpin Redaksi Akurat co, di Semarang, Selasa 24 Januari 2023.
Liga Akurat Zulhas Cup 2023 merupakan liga sepakbola antarkecamatan (tarkam) yang diselenggarakan Akurat.co bekerjasama dengan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian pengembangan sepakbola untuk mempererat silaturahmi antarklub, sekaligus mencari bibit atau atlet berpotensi di empat wilayah tersebut.
Juru bicara Sport Organizer Liga Akurat Zulhascup 2023, Brian Tegar, menjelaskan, pertandingan akan berlangsung dengan sistem gugur. Masing- masing wilayah akan diramaikan maksimal 16 tim.
Dalam aturan pertandingan, setiap tim boleh menggunakan marque player pemain Liga 2 dan Liga 3.
Baca Juga: Sang Marque Player Vitinho Tiba di PSIS Semarang, Lebih Pengalaman Harga Separuh Jonathan Cantillana
Adapun hadiah yang disediakan panitia rinciannya untuk tiap wilayah juara 1 Rp 5 juta, juara 2 Rp. 3 juta serta juara 3 dan 4 masing-masing mendapatkan Rp 1.5 juta.
"Tiap-tiap juara di masing-masing wilayah berhak maju ke babak final four. Juara grand final berhak mendapatkan uang pembinaan Rp 25 juta, juara 2 Rp 15 juta sementara untuk juara 3 dan 4 mendapatkan Rp 5 juta.
Sementara itu salah satu pemain Liga 2, Johan Yoga yang hadir dalam jumpa pers tersebut berharap inisiasi positif ini bisa berkelanjutan dan terus dilakukan, kalau bisa juga dibawa ke daerah-daerah lain.
“Kita tahu bahwa sepak bola merupakan salah satu olahraga yang menyatukan seluruh warga dari berbagai kalangan dan usia. Saya juga berharap kompetisi dapat berjalan lancar dan semua tim yang berlaga nantinya bisa tampil secara sportif. Siapa tahu juga ada pemain-pemain yang bisa masuk ke kompetisi profesional nantinya dari pagelaran Liga Akurat ini,” katanya.
“Kalau untuk sepak bola Indonesia, harapan saya adalah Indonesia dapat membangun fondasi yang kuat untuk kedepannya. Saya berharap nantinya akan ada sinergi yang lebih baik dari seluruh pelaku di industri sepak bola tanah air, mulai dari pemerintah hingga ke pemain. Semoga tidak ada lagi isu-isu negatif lainnya yang dapat merugikan image sepak bola di tanah air,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga
-
Dirampok Rp3,5 Juta, Diikat lalu Dibakar Hidup-Hidup, Petani di OKU Selatan Tewas
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam