SUARA SEMARANG - Kabar gembira bagi pendukung PSIS Semarang karena bek andalannya, Alfeandra Dewangga sudagh pulih dari cedera dan mengikuti latihan bersama tim.
Namun Alfeandra Dewangga masih harus menjalani perawatan yang di-handle oleh tim fisioterapis PSIS Semarang untuk mengembalikan performanya.
Diberitakan sebelumnya, Alfeandra Dewangga mendapatkan cedera saat PSIS Semarang menghadapi Borneo FC di putaran pertama lalu.
"Setelah dibekap cedera saat pertandingan melawan Borneo FC di putaran pertama, @alfeandradewangga saat ini telah kembali ke latihan reguler setelah menjalani beberapa perawatan bersama dokter tim dan fisioterapis," tulis admin PSIS Semarang lewat instagram resmi klub, Kamis (26/1/2023).
Di putaran kedua, praktis Wahyu Prast yang bermain sebagai tembok pertahanan terakhir PSIS Semarang dengan tandem yang berbeda-beda.
Terkadang Wahyu Prast berpasangan dengan Vedhayanto atau pemain baru PSIS Semarang, Brandon Scheunemann.
Penampilan bek PSIS Semarang di putaran kedua ini terbilang solid.
Terbukti dalam dua pertandingan, terakhir, PSIS Semarang mencatatkan clean sheet.
Setelah Alie Sesay hengkang, PSIS Semarang tidak memiliki pemain asing di barisan belakang.
Baca Juga: Gibran Dinilai Terlalu Muda untuk Maju Pilgub 2024, Prabowo: Yang Penting Pengabdiannya
Bahkan satu slot pemain asing yang masih kosong diproyeksikan untuk Vitinho yang berposisi sebagai winger.
Dengan demikian, para pemain lokal akan menjadi benteng pertahanan PSIS Semarang sebelum lawan berhadapan dengan Adi Satryo.
Ditanya mengenai raihan clean sheet, kiper PSIS Semarang tersebut malah memuji kekompakan para pemain, terutama lini belakang yang membantunya mengamankan bola.
"Karena kerja keras bersama juga dari lini depan hingga belakang yang sangat membantu saya. Jujur saya merasa kagum dan senang sama semua pemain, karena mereka saling mendukung baik diluar maupun didalam lapangan. Jadi saya merasa nyaman juga dalam berkomunikasi,” ujar Adi Satryo pada Senin (24/1/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026