Wajah Kota Semarang terus dipercantik dengan pembuatan taman kota, pembenahan saluran air, gorong-gorong hingga program betonisasi yang membuat Kota Semarang semakin bersih dan rapi.
Selain bidang pembangunan, Mbak Ita merupakan figur pemimpin yang peduli terhadap kondisi ekonomi masyarakatnya.
Pada saat menjabat Plt. Wali Kota Semarang, dia mengajak warganya untuk menanami lahan kosong dengan tanaman yang bernilai ekonomi, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.
Terakhir, Mbak Ita melontarkan gagasan program urban farming agar dimasukkan dalam kurikulum pendidikan di sekolah, mulai PAUD, TK, SD hingga SMP.
Melalui urban farming, masyarakat diharapkan bisa memanfaatkan ruang terbuka menjadi lahan hijau yang mampu menghasilkan produk pertanian.
Bahkan, Mbak Ita menyebut urban farming dapat menjadi salah satu strategi untuk mengatasi krisis pangan secara global yang diprediksi akan terjadi pada 2023 ini.
Dalam pendidikan, Mbak Ita mampu melahap pendidikan formal secara mulus.
Pendidikan sekolah dasar (SD) Citarum Semarang ditempuhnya selama enam 1972–1978, SMP Maria Mediatrix Semarang (1978–1981), dan SMA Negeri 1 Semarang (1981–1984).
Selepas lulus SMA N 1 Semarang, Ita melanjutkan kuliah program S1 Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (1984–1989).
Tak puas bergelar sarjana saja, Ita kemudian melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, yakni sekolah S2 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (2018–2019).
Selain pendidikan formal, Mbak Ita sejak remaja aktif terjun di berbagai organisasi.
Sejumlah organisasi pernah diikutinya untuk menambah kemampuannya dalam mengelola organisasi dan berbaur dengan komunitas dan masyarakat secara luas.
Organisasi yang pernah diikuti Mbak Ita, yakni Corporate Secretary Badan Kerja sama Participating Interest Blok Cepu Badan Kerja Sama 4 BUMD (Bojonegoro, Blora, Jawa Timur dan Jawa Tengah) pada 2006–2009, Wakil Ketua BKS PI Blok Cepu (2009–2014), Ketua BKS PI Blok Cepu (2014–2016).
Kemudian, Kompartmen Migas Badan Kerjasama BUMD Seluruh Indonesia (2013–2016), Ketua Persatuan Insa Kolintang Indonesia Jawa Tengah (2015–sekarang), Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama Semarang (2016–2021) dan Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang (2019–2021).
Sebelum terjun ke panggung politik, Mbak Ita menekuni karier di bidang lain.
Beberapa jabatan penting pernah disandangnya untuk mematangkan kemampunan kinerjanya, seperti Funding Officer Bank Universal (1991–1993), Team Leader Funding Bank Universal (1993–1994), Customer Service Head and Team Leader Funding Bank Universal (1994–1996).
Selanjutnya, Pimpinan Cabang Pembantu Bank Universal (1996–2000), Branch Relation Manager Bank Universal Area Semarang (2000–2002), Head of Public Sector Bank Permata (2002–2003), Direktur Utama PT Adita Farasjaya (2003–2005), Direktur Utama PT Sarana Patra Hulu Cepu (2006–2015), Wakil Wali Kota Semarang (2016–2021, 2021–2022), Plt Wali Kota Semarang (2022–sekarang).
Sementara untuk penghargaan, Mbak Ita pernah menerima Satyalancana Pembangunan Bidang Koperasi dan UKM.
Penghargaan lain juga diterima Hevearita G Rahayu berupa Anugrah Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019.
Dengan segudang pengalaman yang dimilikinya, Mbak Ita siap membawa Kota Semarang Semakin Hebat sebagaimana tagline yang selalu didengung-dengungkan saat mendampingi Hendi sebagai pucuk pimpinan Kota Semarang.
Masyarakat Kota Semarang pun berharap Mbak Ita mampu melanjutkan dan menjalankan program pembangunan yang menjadi visi dan misinya sebagai Wali Kota Semarang untuk membuat warga kota ini semakin sejahtera
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Elkan Baggott Resmi Masuk Skuad Millwall di Liga Inggris, Timnas Indonesia Naik Kelas
-
Bagaimana Cara Melaksanakan Shalat Dhuha dengan Benar?
-
Clareesya RoBoKop Minta Maaf Unggah Foto Gaya Takbir Picu Polemik Isu Penistaan Agama
-
Flores Utara Paling Parah Terdampak Gempa NTT
-
Daftar Harga HP Samsung Agustus 2026 Lengkap Beserta Varian Tablet
-
Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa
-
5 Rekomendasi Cushion Full Coverage untuk Acara Kondangan, Ada yang Awet sampai 30 Jam
-
6 Solusi Baru Shopee untuk Jaga Momentum Pertumbuhan Produk Lokal
-
Bagaimana Jadinya Jika Domba Menjadi Detektif?
-
ROG AI Masterclass 2026: ASUS ROG Buka Edukasi AI di Yogyakarta, Kota Pertama Rangkaian Nasional