SUARA SEMARANG - CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi angkat bicara usia kekalahan menyakitkan dari Persib Bandung di kandang.
Yoyok Sukawi mengakui jika Persib Bandung lebih baik dari PSIS Semarang dan layak mendapatkan kemenangan.
Nonton secara langsung di Stadion Jatidiri, Bos PSIS Semarang tersebut juga memberikan tepuk tangan atas permainan klub.
Disaksikan pemilik saham terbesar PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, Laskar Mahesa Jenar remuk redam dihajar Persib Bandung.
Tiga gol Persib Bandung hanya mampu dibalas 1 oleh gelandang PSIS Semarang Taisei Marukawa.
Alhasil, PSIS Semarang saat ini tertahan di posisi ke-9 dengan 26 poin dari 20 laga yang telah dilalui.
Jelas hasil yang tak memuaskan, namun Yoyok Sukawi mengakui Persib Bandung memang berada di level di atas PSIS Semarang.
"Memang persib lebih baik malam ini, harus kita akui itu," tulis Yoyok Sukawi di akun instagram @yoyok_sukawi.
Pemain-pemain asing Persib Bandung dan pemain lokal nampak begitu bagus ditangan Luis Milla, sementara PSIS Semarang yang baru 3 laga ditangani caretaker M Ridwan mendapatkan pelajaran penting.
Baca Juga: Rekom Ditolak, Hubungan Shin Tae Yong dan PSSI Retak? Nama Nova Arianto Dicoret
Sebelum bertemu Persib Bandung, PSIS Semarang menang atas RANS Nusantara dan Arema dengan skor identik 1-0.
Sebenarnya PSIS Semarang sudah mendatangkan banyak pemain di paruh kedua musim ini, namun hampir semuanya berusia muda dan minim pengalaman.
Termasuk PSIS Semarang meminjam bek dari Persib Bandung Bayu Fiqri yang juga masih muda.
Meski kalah, Yoyok SUkawi meminta PSIS Semarang tetap tegak dan bangkit kembali.
"Ayo bangkit lagi, mainmu wis apik rang," lanjutnya.
Dari grafik permainan PSIS Semarang, Yoyok Sukawi juga menilai ada peningkatan namun butuh waktu untuk adaptasi semua pemain dan mencetak lebih banyak gol.***
Berita Terkait
-
Kesempatan Luis Milla Dibuktikan Rezaldi secara Profesional, Persib Bandung Kalahkan PSIS Semarang
-
Profil dan Biodata Lengkap Dengan Akun Instagram Rizky Dwi dan Yudi Safrizal Pemain Baru PSIS Semarang
-
Marc Klok, Gelandang Andalan Persib Bandung Kembali Buat Kejutan
-
Hasil BRI Liga 1: Pecundangi PSIS di Stadion Jatidiri, Persib Tak Terbendung ke Puncak Klasemen
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
5 Tips Menata Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Mengalir Lancar
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional