SUARA SEMARANG - Kursi pelatih PSIS Semarang dikaitkan dengan Nova Arianto yang merupakan asisten pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong.
Bak gayung bersambut, PSIS Semarang butuh pelatih dan Nova Arianto baru saja "kalah bersaing" dengan Indra Sjafri.
Mendapatkan pelatih Nova Arianto, bisa menjadi keuntungan bagi PSIS Semarang karena telah belajar langsung dari Shin Tae Yong.
Kabar keterkaitan Nova Arianto menjadi pelatih PSIS Semarang itu baru ramai dibicarakan di media sosial.
Salah satunya diunggah oleh akun instagram @smgfootball yang dikenal fokus isu-isu PSIS Semarang mengunggah foto Nova Arianto.
Foto Nova Arianto itu sedang bersama empat asisten pelatih Shin tae Yong dan Official Timnas Indonesia.
Dalam unggahan foto itu juga diiringi tulisan "Dear PSIS" dan lagu dari Grup Band Serempet Gudal berjudul "Ojo Ragu".
Jika benar merekrut Nova Arianto maka caretaker M Ridwan bisa jadi akan turun menjadi asisten pelatih lagi.
Hal itu dikaitkan dengan unggahan akun tersebut beberapa menit sebelumnya yakni ucapan terima kasih pada pelatih, sebagaimana kebiasaan PSIS Semarang saat berpisah dengan official tim.
Baca Juga: BOS PSIS Semarang Yoyok Sukawi: Mainmu Wis Apik Rang! Usai Dibantai Biru Barat di Kandang
"Matursuwun coach," bunyi unggahan sebelumnya.
Perlu diketahui, Nova Arianto merupakan eks pemain PSIS Semarang dan ia juga kelahiran Semarang.
Kedekatan dan latar belakang ini bisa jadi lebih memudahkan kepindahan Nova Arianto di PSIS Semarang.
Apalagi, Nova Arianto dan M Ridwan pernah sama-sama membela PSIS Semarang dan Persib Bandung.
Dengan kedatangan Nova Arianto, permainan PSIS Semarang bisa saja menjadi bermain antar lini dan mengandalkan passing.
Strategi-strategi ala Shin Tae Yong bisa diterapkan Nova Arianto di PSIS Semarang dan merubah pola permainan.
Namun, saat ini belum ada keterangan resmi baik dari Nova Arianto maupun PSIS Semarang soal isu tersebut.***
Berita Terkait
-
PSSI Tak Libatkan Shin Tae-yong Soal Penunjukkan Indra Sjafri Jadi Pelatih Timnas Indonesia di SEA Games 2023
-
Waduh! Media Vietnam Sebut Iwan Bule Lindungi Shin Tae-yong, Sekarang Tidak Bisa Lagi
-
BOS PSIS Semarang Yoyok Sukawi: Mainmu Wis Apik Rang! Usai Dibantai Biru Barat di Kandang
-
Rekom Ditolak, Hubungan Shin Tae Yong dan PSSI Retak? Nama Nova Arianto Dicoret
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026