SUARA SEMARANG - Teka teki siapa bakal menjadi pelatih kepala PSIS Semarang sudah mengerucut oleh CEO Yoyok Sukawi.
Yoyok Sukawi sebut jika nama pelatih kepala PSIS Semarang merupakan asal dari Eropa sesuai lisensi yang dibutuhkan.
PSIS Semarang kini sedang mencari pelatih kepala pasak kepergan Ian Andrew Gillan dan mundurnya Achmad Resal dari kursi pelatih.
Hingga kini PSIS Semarang masih ditukangi oleh M Ridwan yang sebelumnya melatih para pemain muda Mahesa Jenar atau EPA.
Yoyok Sukawi kini sedang berburu untuk kursi pelatih kepala dan asisten pelatih untuk menukangi PSIS Semarang di sisa BRI Liga 1 putaran kedua.
Ia juga menyebut bakal mendatangkan 2 pelatih yang diproyeksikan untuk musim depan juga, pada Februari ini.
Meski demikaian, Yoyok belum mau membeberkan secara rinci siapa yang akan menjadi pelatih kepala PSIS Semarang.
Dia hanya memberikan petunjuk bahwa pelatih yang akan dia kenalkan berasal dari Eropa dan satunya merupakan pelatih lokal eks Timnas.
"Awal Februari bakal ada dua pelatih bergabung. Nanti nunggu rilisnya," kata Yoyok Sukawi dikutip dari ayosemarang.com (jaringan suara.com) Rabu 1 Februari 2023.
Baca Juga: Dear CEO PSIS Semarang, Ganjar Sebagai Pemilik Stadion Jatidiri: Banyak Sampah, Parkir Semrawut
"Pembagiannya juga belum bisa saya sampaikan. Nanti kalau datang kan tahu, mana yang headcoach mana yang asisten," katanya.
Sementara itu, berhembus kabar jika eks pelatih PSIS Semarang yakni Vincenzo Alberto Annese bakal balikan lagi.
Nama Vincezo Alberto Annese sudah tidak asing bagi PSIS Semarang. Ia pernah menukangi Mahesa Jenar.
Vicenzo Alberto Annese adalah seorang pelatih sepak bola yang berasal dari Italia, sesuai apa yang diungkapkan Yoyok calon pelatih adalah asal Eropa.
Saat ini ia menjabat sebagai Pelatih Kepala di tim sepakbola India NorthEst Utd.
Vincenzo Alberto Annese memiliki lisensi kepelatihan UEFA Pro Licence, yang memungkinkan dia untuk melatih sepak bola di level tertinggi
Dia memiliki pengalaman sebagai pelatih muda di Akademi dan Klub Italia (kebanyakan berafiliasi dengan tim besar Italia, seperti Hellas Verona dan S.S.C. Bari, dan juga banyak pengalaman internasional sebagai Head Coach untuk tim senior).
Sebagai Pelatih, Annese memulai karier profesionalnya sebagai pelatih kepala di S.S. Fidelis Andria 1928 tim yunior (dari 2010 hingga 2012).
Hal ini dipromosikan sebagai staff pelatih dari divisi ketiga Vincenzo Cosco Italian 2012–13 Lega Pro Prima Divisione setelah itu berlanjut di Foggia Calcio.
Sejak itu Annese melatih di banyak negara diantaranya Latvia, Estonia, Armenia, Ghana, dan Palestina.
Dia juga pernah menjadi pelatih kepala di JFK Saldus dan Paide Linnameeskond. Dia juga seorang pelatih taktis / teknis dari tim nasional junior (di bawah 14, 15, 16, 17, 19) di Federasi Sepak Bola Armenia.
Pada tanggal 24 Maret 2018, Annese resmi menjadi pelatih PSIS Semarang menggantikan Subangkit untuk musim 2018-2019 GO-JEK Liga 1 Indonesia 2018.
Meski sudah tidak bersama dengan PSIS Semarang Vincenzo Alberto Annese, tetap memantau perkembangan dari pertandingan ke pertandingan.
Salah satunya saat PSIS dibungkam oleh Persib Bandung 1-3 di Jatidiri Semarang.
Annese turut memberikan semangat kepada PSIS Semarang melalui kolom komentar unggahan akun Insragram PSIS Semarang.
"Keep up spirit love to Semarang" tulis komenyar @vicenzoalbertoannese.
Dari komentar Annese rupanya ditanggapi oleh para netzien yang merupakan penggemar PSIS Semarang.
Mereka mengatakan agar Annese kembali bergabung dengan PSIS Semarang untuk menjadi pelatih kepala.
"@vincenzoalbertoannese coach" kata @ungaran24jam.
"@vincenzoalbertoannese ki lho di kode mudeng pora" tulis @pyerif_.
"@vincenzoalbertoannese welcome to PSIS misal e" komentar @nissa_setiaku.
"@vincenzoalbertoannese comeback coach,, semarang membutuhkanmu" kata @warmindo_dlarisi.
Meski demikian hingga saat ini belum ada kabar tentang Vincenzo Alberto Annese akan kembali jadi pelatih PSIS Semarang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
Terkini
-
Setahun Ditutupi, Tina Toon Akhirnya Buka Identitas Anak Pertama di Momen Imlek
-
5 Digicam Terbaik 2026 Harga Rp23 Jutaan, Cocok untuk Foto Estetik
-
4 Cleansing Oil LHA, Angkat Makeup Waterproof hingga Komedo Tanpa Iritasi
-
Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
-
5 Tersangka dalam Rantai Penjualan Obat Penggugur Kandungan yang Menewaskan Mahasiswi
-
Shio Gibran Sama dengan Presiden, Intip Ramalan Feng Shui Keduanya di Tahun Kuda Api 2026
-
8 Drakor SBS yang Tayang 2026, Ada Phantom Lawyer hingga Good Partner 2
-
ESDM Izinkan Afiliasi Israel Kelola Geothermal Halmahera
-
10 Cara Buka Keberuntungan di Tahun Baru Imlek di WhatsApp: Fitur Canggih Bikin Hidup Hoki dan Aman
-
PSM Panggil Ricky Pratama Usai Dugaan Penganiayaan, Singgung Proses Hukum