SUARA SEMARANG - Pendukung PSIS Semarang dilarang datang ke Stadion Brawijaya Kediri pada 4 Februari 2023 mendatang dalam lanjutan BRI Liga 1.
Petinggi Panser Biru, Wareng tak habis pikir dengan surat yang dibuat oleh Aliansi Suporter Persik Kediri dan dikirimkan untuk suporter PSIS Semarang tersebut.
Menurutnya, Panser Biru selalu menyambut dan menerima suporter mana saja untuk datang ke kandang PSIS Semarang.
Terlebih lagi, seharusnya yang mengirimkan surat larangan datang ke stadion bukan suporter, melainkan kepolisian.
"Neng semarang ae disambut apik giliran neng kediri kene rak oleh teko to gusti2,kudune seng nyurati nglarang kie klub ro kepolisian dudu suportere. (Di Semarang saja disambut baik, giliran di Kediri tidak boleh dateng. Oh Tuhan. Yang menyurati seharusnya klub dan pihak kepolisian, bukan suporternya)," tulis Wareng dalam instagramnya, @kepareng_wareng, Rabu (1/2/2023).
Dia menambahkan bahwa suporter memiliki hak untuk memberikan dukungan, baik di dalam dan luar lapangan.
"Suporter berhak memberikan dukungan baik didalam dan di luar stadion sesuai bunyi uu skn yg baru," imbuhnya.
Sementara dalam surat yang diunggah Wareng berisikan alasan kenapa pihak suporter Persik Kediri melarang suporter PSIS Semarang datang ke Stadion Brawijaya Kediri.
"Kami Aliasnsi Suporter Persik Kediri dengan berat hati memberitahukan bahwa tidak ada kuota untuk suporter PSIS Semarang untuk pertandingan ini," tulis surat tersebut.
Baca Juga: Lakukan Pelatihan Pengamanan Stadion, Kapolri Berharap Tragedi Kanjuruhan Tidak Terulang
"Imbauan ini sesuai dengan perkembangan situasi keamanan di Kota Kediri untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan sesuai perintah dan instruksi dari pihak kepolisian dan juga deni kebaikan bersama. Agar tetap terjalin silaturahmi antara kita," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Batu Beterbangan di Jalur Mudik Bandrex: Kaca Mobil Pecah, Pria Misterius Bikin Warga Garut Histeris
-
Vivo X300s Gegerkan Pasar: Kamera 200MP, Baterai 7100mAh, Fitur Super Lengkap
-
BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026
-
Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil
-
Film Peaky Blinders: The Immortal Man, Lebih Personal Kendati Melelahkan
-
Malam Horor di Cikidang: Terjebak 9 Jam! Bau Kopling Terbakar dan Tangis Anak Pecah di Antrean
-
5 Rekomendasi HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah untuk Performa Game Lancar
-
Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Tahanan Rumah: Alhamdulillah, Sempat Sungkem ke Ibu Saya
-
285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini
-
Drama Keluarga Tasyi Athasyia Vs Selvi Salavia Memanas: Kini Ribut Gara-Gara Foto Lebaran