- Pemain PSM Makassar, Ricky Pratama, dilaporkan ke Polda Sulsel atas dugaan penganiayaan kekasihnya.
- Dugaan insiden penganiayaan dan ancaman pembunuhan terjadi pada 6 Februari 2026 saat laga tandang.
- Manajemen PSM memanggil Ricky, menyatakan menyerahkan kasus hukum ini sepenuhnya kepada proses kepolisian.
Suara.com - Pemain PSM Makassar, Ricky Pratama, tersandung kasus hukum. Setelah muncul laporan dugaan penganiayaan hingga ancaman pembunuhan terhadap kekasihnya, manajemen Juku Eja langsung memanggil sang pemain untuk meminta klarifikasi.
Berdasarkan laporan yang beredar, Ricky telah dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan atas dugaan penganiayaan.
Peristiwa tersebut disebut terjadi pada 6 Februari 2026, saat PSM Makassar menjalani laga tandang ke markas PSIM Yogyakarta.
Selain dugaan kekerasan, Ricky juga disebut melontarkan ancaman pembunuhan. Kasus ini pun menjadi perhatian manajemen klub.
Terbaru, PSM telah memanggil Ricky untuk memberikan penjelasan terkait laporan tersebut.
Manajemen klub menyatakan akan memberi kesempatan kepada pemain untuk mengikuti proses hukum yang berlaku karena persoalan ini merupakan ranah pribadi.
"Merespons informasi yang beredar terkait laporan dugaan penganiayaan oleh Ricky Pratama, pihak klub telah memanggil pemain tersebut," kata Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim, kepada awak media.
"Pada prinsipnya, ini adalah ranah pribadi pemain dan klub memberikan waktu kepada yang bersangkutan untuk mengikuti proses hukum yang ada," ujarnya.
PSM Makassar menegaskan menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada pihak kepolisian dan tidak akan melakukan intervensi.
Baca Juga: Statistik Ricky Pratama yang Terseret Dugaan Penganiayaan, Catatan Golnya Mengkhawatirkan
"Untuk menghindari isu liar yang beredar, klub akan berpegang pada asas kepastian hukum dengan memantau perkembangan status hukum pemain yang bersangkutan," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN