Bola / Bola Indonesia
Selasa, 17 Februari 2026 | 16:27 WIB
Pemain PSM Makassar dan Timnas Indonesia U-23, Ricky Pratama yang dipolisikan karena dugaan penganiayaan. (Instagram/@rickypratama015)
Baca 10 detik
  • Pemain PSM Makassar, Ricky Pratama, dilaporkan ke Polda Sulsel atas dugaan penganiayaan kekasihnya.
  • Dugaan insiden penganiayaan dan ancaman pembunuhan terjadi pada 6 Februari 2026 saat laga tandang.
  • Manajemen PSM memanggil Ricky, menyatakan menyerahkan kasus hukum ini sepenuhnya kepada proses kepolisian.

Suara.com - Pemain PSM Makassar, Ricky Pratama, tersandung kasus hukum. Setelah muncul laporan dugaan penganiayaan hingga ancaman pembunuhan terhadap kekasihnya, manajemen Juku Eja langsung memanggil sang pemain untuk meminta klarifikasi.

Berdasarkan laporan yang beredar, Ricky telah dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan atas dugaan penganiayaan.

Peristiwa tersebut disebut terjadi pada 6 Februari 2026, saat PSM Makassar menjalani laga tandang ke markas PSIM Yogyakarta.

Selain dugaan kekerasan, Ricky juga disebut melontarkan ancaman pembunuhan. Kasus ini pun menjadi perhatian manajemen klub.

Terbaru, PSM telah memanggil Ricky untuk memberikan penjelasan terkait laporan tersebut.

Manajemen klub menyatakan akan memberi kesempatan kepada pemain untuk mengikuti proses hukum yang berlaku karena persoalan ini merupakan ranah pribadi.

"Merespons informasi yang beredar terkait laporan dugaan penganiayaan oleh Ricky Pratama, pihak klub telah memanggil pemain tersebut," kata Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim, kepada awak media.

"Pada prinsipnya, ini adalah ranah pribadi pemain dan klub memberikan waktu kepada yang bersangkutan untuk mengikuti proses hukum yang ada," ujarnya.

PSM Makassar menegaskan menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada pihak kepolisian dan tidak akan melakukan intervensi.

Baca Juga: Statistik Ricky Pratama yang Terseret Dugaan Penganiayaan, Catatan Golnya Mengkhawatirkan

"Untuk menghindari isu liar yang beredar, klub akan berpegang pada asas kepastian hukum dengan memantau perkembangan status hukum pemain yang bersangkutan," tutupnya.

Load More