/
Jum'at, 17 Februari 2023 | 20:44 WIB
Pengurus Panser Biru, Wareng (instagram @kepareng_wareng)

SUARA SEMARANG - Kerusuhan terjadi di lingkungan Stadion Jatidiri Semarang saat digelar laga PSIS Semarang vs Persis Solo, Jumat (17/2/2023) sore.

Adapun penyebabnya adalah ribuan suporter yang nekat ingin nonton PSIS Semarang vs Persis Solo di Stadion Jatidiri.

Padahal, laga PSIS Semarang vs Persis Solo digelar tanpa penonton dan tanpa suporter kedua tim.

Akibatnya, gas air mata keluar untuk membubarkan suporter PSIS Semarang yang ingin memaksa masuk Stadion Jatidiri.

Di dalam lapangan, pertandingan sempat dihentikan beberapa menit saat kedudukan masih 0-0 pada menit 74.

Para pemain di dalam lapangan terlihat membasuh wajah mereka dengan air minum.

Hal itu diduga karena gas air mata yang dilepaskan di luar memberikan dampak hingga ke dalam stadion.

Setelah beberapa saat, pertandingan dilanjutkan kembali.

Pada menit 80, Septian David Maulana mencetak gol untuk PSIS Semarang dari titik putih.

Baca Juga: Sinopsis Love Is Full of Jiudaowan, Drama China Han Dongjun yang Tayang Malam Ini

Gol balasan kemudian dicetak oleh Irfan Jauhari pada menit tambahan waktu di penghujung laga.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 1-1 untuk PSIS Semarang dan Persis Solo.

Meskipun sempat terjadi keributan di luar stadion, bus yang membawa pemain dan ofisial Persis Solo dipastikan aman.

Hal tersebut diketahui dari pentolan Panser Biru, Wareng yang mengunggah video di instagramnya, @kepareng_wareng usai laga.

Dalam video tersebut, terlihat bus melintas keluar dari kawasan Stadion Jatidiri Semarang.

"Bus encis sudah sampai solo tanpa kekurangan apapun. Jateng gayeng," tulis Wareng dalam captionnya.

Load More