SUARA SEMARANG - Lanjutan pertandingan BRI Liga 1 antara Persikabo lawan PSIS Semarang di Stadion Pakansari, Bogor Selasa, 21 Februari 2023, M. Ridwan optimis menoreh kemenangan dan ambil poin penuh.
"Persiapan melawan Persikabo 1973 cukup baik, memang waktu yang kita dapatkan agak mepet kemudian ada perjalanan satu hari, tapi lawan juga punya jadwal yang sama, jadi saya rasa dengan ketidakidealan itu kita berharap masih bisa mendapatkan penampilan terbaik dan mengambil tiga poin," ucap Caretaker PSIS Semarang, saat sesi wawancara, Senin 20 Februari 2023.
M.Ridwan menjelaskan bahwa beberapa rekor 13 laga pertandingan Persikabo sebelumnya, belum menorehkan kemenangan atas PSIS Semarang. Namun menurut M.Ridwan dirinya bersama skuad Mahesa Jenar tetap mewasdai laskar Padjajaran dalam laga tersebut.
"Meskipun Persikabo belum bisa menang selama 13 laga tapi kita lihat mereka tim yang bagus, memainkan sepakbola atraktif," tuturnya.
"Dari posisi Persikabo di klasemen atau catatan 13 belum pernah menang itu kita sampingkan karena mereka tim yang bagus, jadi mereka tetap waspadai," jelasnya.
Dalam pertandingan away nanti, PSIS Semarang bakal tidak dapat dukungan dari suporternya, karena suporter PSIS Semarang dilarang hadir dalam laga melawan Persikabo di Stadion Pakansari.
"Ada atau tidaknya suporter normal ya, memang ketika ada suporter bisa menambah semangat tapi ini sudah aturan, tapi kita yakin mereka mendukung dari Semarang, mendoakan yang terbaik buat kita dan tugas kita disini memberikan terbaik," katanya.
Sementara itu, pemain PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto berharap timnya bisa mencuri poin dalam lawatannya ke Bogor.
"Saya sebagai pemain siap untuk laga besok, semoga kita bisa mendapatkan poin maksimal," ungkap Hari Nur.
Baca Juga: RESMI Suporter PSIS Semarang Dilarang Dampingi Klub di Kandang Persikabo, Wareng Bingung
"Persikabo saya rasa tim yang bagus meski di beberapa laga mereka mendapatkan hasil kurang baik, tapi kita tetap waspada, kita akan bermain semaksimal mungkin," tambahnya.
Sementara itu, Pelatih Persikabo, Aidil Sharin Sahak siap memaksimalkan laga kandang melawan PSIS Semarang, pihaknya tetap akan berjuang dan mencuri poin dan meraih kemenangan.
"Besok kita bermain di stadion sendiri jadi kita harus kasih yang maksimal dan insya allah kalau ada rizki kita akan mendapatkan kemenangan," ungkapnnya.
Aidil Sharin Sahak mengaku persiapan tim Persikabo sangat singkat, namun dirinya yakin anak asuhannya mampu bermain dengan maksimal untuk menoreh kemenangan di laga kandang tersebut.
"Balik dari Borneo kita cuma dua hari latihan dan preparetionnya seperti biasa kita tahu situasinya tidak bagus sekarang, karena kita belum menang, saya masih percaya kepada pemain saya mereka mau menunjukkan dan bangkit dengan motivasi dan semangat yang ada sekarang," ucapnya.
"Kita tahu mereka memiliki beberapa pemain bintang, tapi sepakbola ini bukan hanya satu atau dua pemain saja," ungkapnya.
Sementara itu, pemain Persikabo, Dimas Drajat bertekat membawa timnya meraih kemenangan laga melawan PSIS Semarang esok.
"Saya beserta pelatih sudah menyampaikan untuk pertandingan besok untuk pemain dan saya harus berjuang, saya tidak mau gagal memenangkan pertandingan setelah 14 laga, saya sudah berbicara kepada teman-teman semoga kita bisa memberikan yang terbaik utnuk pertandingan besok," tuturnya.
"Untuk Persikabo fans kami minta doanya semoga kita bisa memenangkan pertandingan," tambahnya.
Berita Terkait
-
RESMI Suporter PSIS Semarang Dilarang Dampingi Klub di Kandang Persikabo, Wareng Bingung
-
Yoyok Sukawi Menangis saat Gas Air Mata Pecah di Tengah Suporter PSIS Semarang yang Maksa Masuk Stadion Jatidiri
-
2 Solusi Erick Thohir Hubungi Manajemen PSIS Semarang dan Panpel, Ungkit Tragedi Kanjuruhan
-
Setelah Arema, Giliran Suporter PSIS Semarang Diamuk Berpotensi Sanksi Mahesa Jenar
-
Kecolongan Gol Injury Time, Suporter PSIS Semarang Dihalau Gas Air Mata
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan