SUARA SEMARANG - Yoyok Sukawi mengunggah video ketika ribuan suporter PSIS Semarang mencoba memaksa masuk ke Stadion Jatidiri saat lawan Persis Solo pada Jumat (17/2/2023) lalu.
Yoyok Sukawi terlibat langsung dalam menenangkan para suporter PSIS Semarang dengan menaiki mobil dan mencoba memberikan pemahaman bahwa laga saat itu digelar tanpa penonton.
Di awal video bahkan terlihat Yoyok Sukawi menangis dan dipeluk seseorang saat melihat aksi para suporter yang memaksa masuk ke stadion.
Terdengan pula suara "dar der dor" yang diduga gas air mata yang dilepaskan polisi untuk mengurai massa saat momen Yoyok Sukawi menangis tersebut.
Dalam videonya, Yoyok Sukawi memahami keinginan suporter untuk mendukung PSIS Semarang secara langsung.
Dia tidak ingin peristiwa di Stadion Kanjuruhan terulang, apalagi di Stadion Jatidiri yang menjadi markas bagi PSIS Semarang.
"saya tahu kawan begitu cinta pada tim ini, begitu halnya dengan saya yang selalu ingin di sampinnya," tulis dalam subtitle video yang diunggah di akun @yoyok_sukawi.
Yoyok Sukawi juga mengenang betapa sulitnya perjuangan untuk bisa kembali ke Stadion Jatidiri setelah beberapa tahun harus menjadi musafir.
Dia meminta kepada suporter untuk menjaga citra baik pendukung PSIS Semarang.
Baca Juga: Kejagung Sita Belasan Barang Bukti Kasus BTS Kominfo: Ada Mobil, BPKB Hingga Dokumen Perjanjian
"Begitu sulit kembali ke stadion Jatidiri. Mari kita jaga kota ini. bangun citra baik suporter PSIS Semarang," tambahnya.
Di akhir video, Yoyok Sukawi mewakili dirinya dan klub PSIS Semarang menyampaikan permintaan maafnya kepada semua pihak.
Unggahan Yoyok Sukawi tersebut mendapatkan respons dari beberapa pemain sepak bola profesional.
Salah satu yang ikut menenangkan Yoyok Sukawi adalah eks kiper PSIS Semarang, Joko Ribowo yang berharap sang mantan bos bersabar.
"Sing sabar nggih bos YS," tulis Joko Ribowo diikuti dengan emote sedih.
"Big respect bos," tulis Tegar Infantrie dalam kolom komentar instagram Yoyok Sukawi.
Berita Terkait
-
Terungkap! Tiket Laga PSIS Semarang vs Persis Solo Dijual Sebelum Rekomendasi Keluar
-
Suporter PSIS Semarang Berulah, Yoyok Sukawi Minta Maaf
-
Kecam Polisi Gunakan Gas Air Mata di Stadion Jatidiri, KontraS dan AII: Berlebihan dan Tidak Proporsional!
-
Kronologi Bentrok Suporter PSIS Semarang dengan Polisi, Diwarnai Tembakan Gas Air Mata
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mengapa Kita Semakin Impulsif? 5 Faktor Pemicu dari Dunia Maya
-
Light Novel Isekai Romantis Populer Karya Kotoko Resmi Dapat Adaptasi Anime
-
Eks Klub Justin Hubner Menggila, Jaga Asa Bertahan di Premier League usai Bungkam Aston Villa
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Daftar Lokasi Penukaran Uang Baru di Bandung: Bank hingga ATM Pecahan Rp20 Ribu
-
Kreasi Takjil Makin Inovatif: Dari Kolak Klasik Menuju Kreasi Dessert Jelly yang Estetik
-
19 Kode Redeem FC Mobile 28 Februari 2026, Waktunya Panen Raya Ribuan Permata
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Nubia Neo 3 GT 5G Hadir Bawa RAM Lebih Besar, Jadi HP Gaming Entry Level
-
Terpopuler: 7 Gaya Glamor Istri Gubernur Kaltim, Kapan THR ASN Cair?