SUARA SEMARANG - Legenda sepakbola Jepang Keisuke Honda mengaku tertarik untuk melakukan investasi di Indonesia usai bertemu dengan 2 bos klub di Liga 1.
Keisuke Honda baru saja tiba di Jakarta dan menjalin komunikasi dengan sejumlah founders startup dan ia menyebut kemungkinan untuk berinvestasi.
Hadirnya Keisuke Honda di Indonesia dan bertemu dengan bos klub Liga 1, maka bisnis yang sedang dikerjakan mantan bintang AC Milan tersebut tak jauh dari sepakbola.
Dua bos klub Liga 1 yang baru saja bertemu dengan Keisuke Honda adalah Presiden Persik Kediri Gading Marten dan Bos RANS Nusantara Raffi Ahmad.
Di sebuah lokasi, keduanya bersama dengan dua orang lain yang membicarakan bisnis dengan Keisuke Honda.
Hal itu diungkapkan langsung oleh twitter @kskgroup2017, Keisuke Honda menjelaskan jika investasi itu menarik meski tak dikatakan dengan detil apa yang dimaksud.
"I met some startup founders in Jakarta. I might invest one or two of them. They were interesting. (Saya bertemu dengan beberapa pendiri startup di Jakarta. Saya mungkin menginvestasikan satu atau dua dari mereka. Mereka menarik.)," tulisnya.
Di awal tahun ini, kedatangan Keisuke Honda honda di Indonesia dikaitkan dengan sejumlah klub dan paling terlihat adalah PSIS Semarang.
Hal itu juga diakui oleh CEO PSIS Semarang Yoyok SUkawi, meski akhirnya pembicaraan menjadi pelatih gagal dan tak bisa berlanjut.
Baca Juga: Halo Pak Erick Thohir, Ini 4 Liga ASEAN Gunakan VAR Terbaru Ada Negaranya Eks Bek Persib Bandung
Foto Keisuke Honda bersama Gading Marten dan Raffi Ahmad yang kini juga beredar di media sosial itu terjadi dalam 2 momen.
Momen pertama adalah Gading Marten bersama kapten tim Persik Kediri bersama keisuke Honda nampak sedang menikmati makan di sebuah rumah makan.
Foto kedua, ada Raffi Ahmad, Gading Marten bersama 2 orang lainnya bersama Keisuke Honda sedang berfoto bersama-sama.
Foto itu juga diunggah oleh masing-masing pemilik klub yang juga artis di tanah air melalui akun instagram.
Perlu diketahui, selain sebagai eks pesepakbola yang berpengalaman, Keisuke Honda adalah Tim Kepelatihan Timnas Kamboja dan pemilik klub Edo All United.***
Berita Terkait
-
Anak Muda Bisa Ikut Komunitas Online Biar Tak Terkecoh Investasi di Pasar Modal
-
Ada Kunjungan Presiden, PSIS Tak Bisa Jamu Persita di Semarang
-
BRI Liga 1: Rio Fahmi Fokus Pertahankan Persija di Papan Atas, yang Terdekat Kalahkan Barito Putera
-
BRI Liga 1: Persija Waspada Taktik Baru Rahmad Darmawan di Barito Putera
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Buku Saat Kau Terluka Karena Rasa Percaya: Trauma itu Sakit!
-
Daftar Kode Terselubung dalam Epstein Files, Ada Pizza hingga Ice Cream
-
Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 9 Halaman 121: Peran Budaya Lokal
-
Viral Whip Pink, Ternyata Pelaku Balap Mobil Banyak yang Suka Karena Faktor Ini
-
Gelombang Protes UNM Berlanjut, Mahasiswa Minta Mendikti Evaluasi Kebijakan
-
Moodys Tebar Peringatan Dini buat Prabowo: Kebijakan Ugal-ugalan!
-
Dorong Smart Diplomacy, OIC Youth Indonesia Siapkan Pemimpin Muda Global
-
Berpeluang Membela Timnas Indonesia, Luke Vickery Berikan Kode Positif?
-
Libas Unggulan Kedua, Janice/Eala Maju ke Semifinal Abu Dhabi Open 2026
-
Target Percepatan Elektrifikasi 100 Persen, Gubernur Khofifah Pasang Listrik Gratis untuk 3.400 RTM