SUARA SEMARANG - Asisten pelatih Timnas Indonesia Pace Yoo Jae Hoon diminta segera bertemu dengan ketum PSSI Erick Thohir.
Pertemuan itu akan memberikan kejelasan mengenai nasib kontrak dan gaji Yoo Jae Hoon yang saat ini menjadi asisten bagi pelatih Shin Tae Yong.
Sudah ramai sepekan lalu, Yoo Jae Hoon kemudian mengunggah perihal tidak jelasnya masa kontrak di Timnas meski ia telah bekerja keras.
Kode keresahan Yoo Jae Hoon sebenarnya sudah diungkapkan semenjak 2 pekan lalu saat ia membuat beberapa kali unggahan di akun instagram.
Hingga puncaknya pada Kamis (23/2/2023) Yoo Jae Hoon menyampaikan kegerahan perihal mana yang harus didahulukan apakah kesehatan atau kerja keras tanpa kontrak.
"Semoga secepatnya ada kontrak yg jelas," tulisnya di akun @pace_yoojaehoon.
Netizen pun menyebut jika kontrak Yoo Jae Hoon memang terpisah dengan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong beserta tiga asisten pelatih lainnya.
Masa kontrak Shin Tae Yong beserta tiga asisten lainnya akan berakhir pada 2023, sementara kontrak Yoo Jae Hoon diketahui berakhir pada tahun lalu.
Meski demikian, hingga saat ini Pace Yoo Jae Hoon masih bekerja mendampingi Shin Tae Yong sebagai asisten pelatih untuk menangani sektor penjaga gawang.
Baca Juga: Ramai Iriana Jokowi Pendukung Bali United, Kaesang Kena Senggol Juara Musim Lalu
"Kontraknya Pace sepertinya, kontraknya kan habis pas 12 Januari bulan kemarin tp sampe sekarang blm ada kejelasan mau diperpanjang atau tdk kontraknya," @_j0fas.9.
Keresahan eks Persipura Jayapura dan Bali United ini jelas tidak bagus untuk persiapan Timnas Indonesia jelang laga Piala Dunia U20 dan Piala Asia 2023.
Untuk itu, netizen meminta Yoo Jae Hoon bersama Shin Tae Yong segera bertemu dengan Ketum PSSI dan membahas kontrak serta gaji selama menjadi bagian tim kepelatihan di Timnas Indonesia.
"Yakinnnn ko kalao sama pak ET (Erick Thohir) Coach sty & staf pelatih di perpanjang Coach semangat Coach," @sitaagusty.
Saat masih aktif bermain, Yoo Jae Hoon yang berasal dari Korea Selatan merupakan salah satu kiper di sejumlah klub di Liga 1, mulai dari Bali United, Persipura hingga Barito Putera.***
Berita Terkait
-
Duh! Asisten Pelatih Timnas Yoo Jae Hoon Ngaku Kerja Tanpa Kontrak dan Khawatirkan Kesehatan?
-
Bek PSIS Semarang Masuk Skema Piala Dunia U20, Shin Tae Yong Andalkan Brandon Scheunemann?
-
Halo Pak Erick Thohir, Ini 4 Liga ASEAN Gunakan VAR Terbaru Ada Negaranya Eks Bek Persib Bandung
-
Timnas U20 Indonesia Kalah, Shin Tae-yong Ingin Perbaiki Pemain Tak Bisa Cetak Gol
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan