SUARA SEMARANG - Timnas Indonesia U20 harus mengakui keunggulan Selandia Baru dengan skor 1-2 pada laga Internasional Friendly Match di Stadion Utama Gelora Bung Karno Minggu, (19/2).
Hal tersebut mengambil reaksi pelatih Shin Tae-yong untuk evaluasi lini depan timnas Indonesia U20, menurutnya timnas Indonesia U20 mempunyai banyak peluang yang harusnya membuahkan gol.
"Pertama-tama saya ingin mohon maaf karena kami kalah di laga ini. Memang dalam sepakbola lawan dan kami sama-sama dapat peluang. Seharusnya ketika dapat peluang bagus, kami bisa mencetak gol, nyatanya tidak," kata Shin Tae-yong saat memberikan keterangan seusai laga kemarin.
Menurut pelatih asal Korea Selatan tersebut jika saja anak asuhnya mampu menyelesaikan peluang-peluang dengan baik, timnas Indonesia U20 dapat menang melawan Selandia Baru kemarin malam.
"Jika cetak gol, pasti kami bisa mendapat hasil baik, kalau tidak ya kami bisa kalah. Para pemain harus merasakan bahwa saat kami tidak bisa mencetak gol, kita bisa saja kalah. Jadi, ini harus diperbaiki ke depannya," ucap Shin Tae-yong.
Menurut Shin Tae-yong tim U20 Indonesia belum sempurna, masih banyak evaluasi bagi anak asuhanya. bahkan pengorbanan para pemain selalu ia tegaskan disetiap pertandingan.
"Memang saat ini tim belum sempurna, dan penting juga membawa hasil baik. Tetapi saya selalu tegaskan agar para pemain bisa berkorban untuk tim. Saya sudah menegaskan kepada pemain soal ini. Jangan banyak alasan dan alih tanggung jawab ke teman," tutur Shin Tae-yong.
"Pemain harus bisa bertanggung jawab atas aksi sendiri. Kerja sama juga penting, karena seperti yang dilihat fans di laga hari ini, ada peningkatan di timnas kita. Jadi saya mohon dukungan penuh dari para fans," tutup pelatih asal Korea.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang Hari ini Senin, 20 Februari 2023
Berita Terkait
-
PSIS Semarang Kenalkan Pelatih Baru Gilbert Agius, Ternyata Pernah Latih Taisei Marukawa
-
Asnawi Ajak Pratama Arhan Balik ke Indonesia, Bukan ke PSIS Semarang, Diarahkan Gabung Egy Atau Witan
-
Bek Muda PSIS Semarang Brandon Scheunemann Diawasi Langsung Shin Tae Yong, Latihan Super Berat PSSI
-
Ukur Denyut Nadi, Shin Tae Yong Mencak-Mencak Marahi Pemain Muda Timnas, Ada pemain Persib dan PSIS Semarang
-
Heading Taisei Marukawa, Bikin Rekor di PSIS Semarang Pertama Seumur Hidup
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Bekasi Mencekam! SPBE di Mustikajaya Meledak Hebat, Warga Berhamburan Mengungsi
-
ASN Sumsel WFH Tiap Jumat, Enak atau Justru Jadi Ujian Disiplin?
-
Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit, Siapa yang Biarkan?
-
Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka