SUARA SEMARANG - Terjadi lagi kasus kriminal di Indonesia, setelah viral kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy anak dari Direktorat Jenderal Pajak, kini hal serupa terjadi di Makassar.
Diketahui dua pelajar tewas akibat disiksa dan dipaksa minum miras oleh temannya di sebuah indekos di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan.
Dua pelajar yang meninggal dunia usai pesta miras oplosan tersebut adalah AA (15) dan MRP (17).
Keduanya sempat dilarikan ke rumah sakit, namun sayang nyawanya tidak tertolong.
Kabar kasus tersebut viral setelah dibagikan lewat postingan oleh akun Twitter @jaesahiy, pada Rabu, 1 Maret 2023.
“Jadi ini salah satu kasus mengenai temanku (korban) yang pelakunya melarikan diri dan sampai sekarang masih belum ditemukan,” tulisnya.
Cuitan Twitter itu menerangkan selain dua pelajar yang tewas itu, ada 4 pelajar lainnya yang kondisinya masih kritis dan menjalani perawatan di RS.
Keenam pelajar dan mahasiswa itu diketahui sedang menggelar pesta miras oplosan di sebuah indekos di Jalan Sanrangan, Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, pada Selasa, 21 Februari 2023.
“2 pelajar di Makassar, Kecamatan Biringkanaya, Sulawesi Selatan, tewas ketika disiksa dan dipaksa oleh temannya untuk minum minuman keras, dan 4 pelajar lainnya saat ini masih dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan di rumat. Lokasi kejadian tersebut berada di kost-kostan,” tulis akun tersebut.
Baca Juga: Kim Tae-Hee Dilaporkan Menghindari Pajak, Ini yang Sebenarnya Terjadi
Akun itu juga memperlihatkan dengan unggahan video dengan aksi keji seorang pelajar menendang korban meski korban minta ampun.
Mengenai kasus pesta miras yang menewaskan dua orang tersebut, pihak kepolisian pun menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil olah TKP ditemukan jerigen yang berisi alkohol dengan kadar 96 persen, sebuah botol minuman bersoda dan sebuah botol anggur merah.
Menurut pengakuan keluarga korban, pelaku memukuli kepala dan pelipis korban hingga meninggalkan bekas lebam sampai korban meninggal dunia.
Selsin itu, korban sempat diancam akan dibunuh saat korban mau pulang dan tidak minum miras tersebut.
Hal yang paling mengejutkan dari kasus tersebut, pihak kepolisian tidak menggubris pelaku karena pelaku merupakan anak dari anggota polisi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Apa Arti Smudge Proof? Ini 4 Lipstik Tahan Geser yang Awet Seharian
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Laptop AI Asus 2026 Resmi Rilis di Indonesia, Zenbook DUO Layar Ganda hingga Vivobook Copilot+ PC
-
BPS: 411 Ribu Warga Banten Masih Menganggur, Kualitas Lapangan Kerja Jadi Sorotan
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
4 Shio Paling Hoki 7 Mei 2026: Rezeki Mengalir, Karier dan Cinta Bersinar Besok
-
Menyentuh! Ayah Bunga Zainal Wafat Usai Semua Anak Berkumpul, Dimakamkan Sesuai Keinginan Istri
-
Redam Penolakan Warga, Pemkot Bogor Ajak Warga Kayumanis Studi Banding ke China Soal PSEL
-
Ponsel Misterius Motorola Lolos Sertifikasi Komdigi, HP Lipat Gahar Razr Fold?