SUARA SEMARANG - Stadion GBK atau Gelora Bung Karno dikabarkan dicoret oleh FIFA menjadi salah satu venue yang menggelar Piala Dunia U20.
Salah satu alasan dicoretnya Stadion GBK untuk Piala Dunia U20 adalah gelaran konser yang diselenggarakan di stadion skala internasional tersebut.
Kabar dicoretnya Stadion GBK di Piala Dunia U20 tersebut bermula dari unggahan akun instagram pengamatsepakbola yang membahas stadion-stadion yang akan menjadi venue organisasi sepakbola dunia tersebut.
Total ada 6 stadion di Indonesia yang sudah dipersiapkan menjadi venue Piala Dunia U20, namun dua diantaranya terancam dicoret.
Yakni Stadion GBK Jakarta, Stadion Jakabaring Palembang, Stadion Si jalak harupat bandung, Stadion manahan Solo, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya dan Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali.
Dalam kolom komentarnya, banyak pendapat yang menyampaikan dari 2 stadion yang dicoret salah satunya adalah Stadion GBK Jakarta.
Penjelasan
Dari penelusuran semarang.suara.com, bahwa alasan pencoretan Stadion GBK menjadi venue Piala Dunia U20 yang disuarakan adalah karena dijadikan tempat konser.
Padahal, jauh-jauh hari menjelang gelaran sepakbola dunia tersebut stadion GBK tidak diperbolehkan untuk konser karena sedang dipersiapkan untuk even tersebut.
Baca Juga: LANGGAR UU Pasal 27! Aturan PSSI Batas Naturalisasi, Marc Klok Beri Tepuk Tangan
Sebagaimana diketahui, grup musik Blackpink akan menggelar konser di Stadion GBK pada 11-12 Maret mendatang.
"Kayaknya GBK sih, soalnya kan GBK itu buat konser bukan buat main bola," @mediapersija.
"GBK. karena sudah jelas fungsinya buat konser, malah dibuat untuk sepak bola," @abexz_arm87.
Dalam penentuan Stadion mana yang akan menjadi venue Piala Dunia U20, FIFA mempertimbangkan banyak aspek.
Bukan hanya soal kualitas rumput dan fasilitas stadion namun juga fasilitas penunjang seperti hotel, bandara, rumah sakit, hingga persoalan kemudahan akses.
Jika menilik itu semua, Stadion GBK lah yang bisa jadi paling baik, selain Stadion Jakabaring Palembang.
Berita Terkait
-
Persib Harga Mati Neng Jisoo Pujaan Hati, Riuh Komentar Netizen di Instagram BLACKPINK
-
Ditinggal Shin Tae Yong, Timnas Senior Alami 3 Rugi Besar di FIFA Match Day dan Ranking Terancam Melorot
-
Pembangunan 8 Lapangan Training Center di IKN Akan Dibiayai FIFA
-
Bek PSIS Semarang Masuk Skema Piala Dunia U20, Shin Tae Yong Andalkan Brandon Scheunemann?
-
Liga 1 Segera Pakai VAR dan Kualitas Wasit Membaik, Ingat-ingat Janji Erick Thohir Jadi Ketum PSSI
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Proyek Panas Bumi di Sumsel Dikebut, Pertamina Geothermal Perkuat Energi Hijau Nasional
-
Komitmen Ciptakan Lingkungan Ramah Anak, PTBA Dapat Apresiasi dari Bupati Muara Enim
-
Promo QRIS Bank Sumsel Babel Ramaikan HUT Sumsel ke 80 di Merchant Favorit Palembang
-
Hadapi Persijap, Persib Bandung Berpotensi Tanpa Marc Klok, Ini Penyebabnya
-
Pidato Perpisahan dengan Barcelona, Lewandowski Tetap Singgung Liga Champions
-
Dipimpin Cristiano Ronaldo, Ini Skuad Mewah Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
-
Diinjak hingga Dipukul Double Stick, Cerita Korban Pengeroyokan di Jalanan Pekanbaru
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Menanti Sejarah Baru Banten Selatan: 6 Fakta Menarik Perjuangan DOB Kabupaten Cilangkahan
-
Saputra Kori Bawa Jimat dari Bali demi Syuting Film Horor di Korea