SUARA SEMARANG - Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi disinyalir akan melakukan perombakan besar-besaran pada tubuh tim.
Penyebabnya, PSIS semarang kalah dalam 4 laga beruntun dan jika dikalkulasi dalam 7 laga terakhir belum pernah menang.
Yoyok Sukawi tak mau badai cidera dan padatnya jadwal menjadi alasan kekalahan PSIS Semarang dan akan melakukan evaluasi.
Yoyok Sukawi yang juga merupakan anggota DPR RI ini nampak geram dengan kondisi PSIS Semarang saat ini.
Semenjak menang dari Dewa United pertengahan Februari 2023 lalu, performa PSIS Semarang turun drastis.
Padahal, pelatih kepala yang baru Gilbert Agius sudah datang dan mendampingi langsung tim dalam 5 pertandingan terakhir.
Selanjutnya, dalam 7 laga beruntun PSIS Semarang hanya mendapatkan 3 poin. Yakni imbang melawan Persis Solo, Persikabo, dan Persita.
Di 4 laga lainnya kalah dari Persija, Madura United, Bhayangkara FC, dan dicukur Borneo FC 6-1.
Melihat hasil itu, Yoyok Sukawi menegaskan akan melakukan evaluasi. "Evaluasi !!! Mumpung break fifa match day saatnya evaluasi besar, perbaiki koordinasi, persiapan, dan apapun itu demi PSIS," tulis Yoyok Sukawi.
Baca Juga: Megah! Tribun TC Salamsari Kapasitas 1.000, Komisaris PSIS Semarang Junianto Beri Kabar
Menurut Yoyok Sukawi, 4 kekalahan beruntun jelas bukan hal yang bisa ditoleransi dan juga bukan masalah kecil.
Meski PSIS Semarang mengalami badai cidera, jadwal pertandingan yang padat, persoalan kebugaran pemain, cuaca yang tidak bersahabat tidak boleh menjadi alasan.
Lantaran hal itu juga dialami oleh tim-tim lain selain PSIS Semarang. "Semua hanya faktor yang dialami semua tim dan bukan alasan untuk membenarkan kekalahan," lanjutnya.
Evaluasi akan menjadi kewajiban bagi manajemen pada tim kepelatihan serta pemain jika PSIS Semarang ingin bangkit lagi di sisa laga musim ini.
Apalagi, saat ini posisi PSIS Semarang jauh dari target yang telah ditetapkan manajemen yakni masuk di 5 besar klasemen.
PSIS Semarang masih menyisakan 5 pertandingan, yakni melawan Barito Putera, Persebaya, PSS Sleman, PSM Makassar dan bali United.***
Berita Terkait
-
Hajar PSIS Semarang, Persija Geser Persib Buntuti PSM Makassar
-
Persija vs PSIS Semarang, Laskar Mahesa Jenar Ingin Akhiri Puasa Kemenangan
-
Megah! Tribun TC Salamsari Kapasitas 1.000, Komisaris PSIS Semarang Junianto Beri Kabar
-
Pasar Dugderan 2023 di Kota Semarang Sudah Dibuka, Nostalgia Mainan Jadul Kapal Otok Otok
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?