SUARA SEMARANG - Gelandang Jonathan Cantillana memberikan jawaban pada bos PSIS Semarang ditengah evaluasi yang akan dilakukan.
Bisa jadi hal itu adalah kode dari Jonathan Cantillana untuk kembali bermain untuk PSIS Semarang.
Jika itu benar, maka Jonathan Cantillana menjadi ekas pemain PSIS Semarang ketiga yang terkena "kutukan" PSS Sleman.
Hal tu bermula saat bos PSIS Semarang Yoyok sukawi berniat melakukan evaluasi pada klub yang menuai hasil minor beruntun.
Unggahan Yoyok Sukawi tersebut langsung dijawab oleh Jonathan Cantillana yang memberikan dukungan pada CEO PSIS Semarang tersebut.
"Semangat boss . Ayo Semarang," tulis Jonathan Cantillana yangd isertai dengan ikon tangan dan bola.
Rupanya Jonathan Cantillana yang merupakan gelandang berpaspor Chile - Palestina ini masih mengikuti hasil-hasil laga yang diperoleh PSIS Semarang.
Sayangnya, semenjak Jonathan Cantillana pergi ke PSS Sleman, hasil minor lebih banyak diperoleh PSIS Semarang.
Dalam 7 laga terakhir tak pernah menang dan selalu kalah dalam 4 pertandingan terbaru bahkan kebobolan 12 gol.
Baca Juga: Yoyok Sukawi Bakal Rombak Besar-Besaran PSIS Semarang, Gilbert Agius Terancam?
PSIS Semarang disebut minim kreativitas di lini tengah dan Taisei marukawa seakan berjuang sendirian.
Melihat komentar tersebut, banyak fans PSIS Semarang yang meminta Jojo - panggilan Jonathan Cantillana untuk kembali.
"Jonathan Cantillana hatinya masih is blue," @nova_april1932.
Jika musim depan Jonathan Cantillana balik ke PSIS Semarang maka ia akan mendapatkan "kutukan" di PSS Sleman atau menjadi pemain ketiga.
Hal yang sama juga pernah didapatkan oleh eks striker PSIS Semarang Komarodin dan kiper Jandia Eka Putra.
Komarodin dan Jandia lebih dulu pindah ke PSS Sleman, namun hanya bertahan semusim dan kini sudah hengkang.
Rupanya, Komarodin tak kerasan dan memilih pergi ke Persikabo dan Jandia Eka Putra belum memutuskan klub baru usai hengkang.
Meski demikian, kembali ke PSIS Semarang bisa jadi pilihan tepat bagi Jonathan Cantillana.
Sebab Jonathan Cantillana tak sberkembang di PSS Sleman yang terseok di papan bawah klasemen dan saat ini PSIS Semarang sedang membutuhkan gelandang.
Jonathan Cantillana selanjutnya bisa menggantikan Tyo Fujii di lini tengah PSIS Semarang dan membangun trio dengan Vitinho serta Taisei Marukawa.***
Berita Terkait
-
Tradisi Dugderan Tahun Ini Dipastikan Lebih Meriah, Rute Kirab Balaikota Semarang Menuju Alun-Alun Masjid Agung Semarang
-
Yoyok Sukawi Bakal Rombak Besar-Besaran PSIS Semarang, Gilbert Agius Terancam?
-
Kolaborasi The Palace Jeweler dan Anne Avantie Hadirkan Kekaseh di The Park Mall Semarang
-
Bukber Masakan Nusantara di Hotel Horison Inn Alaska Simpang Lima Semarang, 50 Menu Cuma Rp 98 Ribu
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan
-
3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain
-
Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'
-
Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi