SUARA SEMARANG - Mantan pemain PSIS Semarang ikut mengomentari kekalahan yang diderita oleh klub, sementara ada 2 pemain yang disalahkan.
Mantan pemain PSIS Semarang tersebut adalah kiper Joko Ribowo yang kini membela Barito Putera.
PSIS Semarang kebobolan 3 gol tanpa balas saat melawan klub Jokri, panggilan Joko Ribowo.
Kekalahan atas Barito Putera tersebut menjadi kekalahan kelima beruntun PSIS Semarang di 5 laga terakhirnya.
Jika dikalkulasi, maka PSIS Semarang yang kini ditangani Gilbert Agius tak pernah menang di 8 laga terakhir.
Saat berhasil mengalahkan PSIS Semarang, Joko Ribowo ikut berkomentar di instagram resmi PSIS Semarang yang menuliskan kata maaf atas hasil yang tak sesuai harapan.
Membaca itu, Joko Ribowo pun memberikan emoticon api sebagai tanda semangat pada klub lamanya.
Di sisi lain, suporter PSIS Semarang menyalahkan dua pemain yang berperan terjadinya gol.
Pertama adalah Meru Kimura dan kedua adalah Ray Redondo kiper PSIS Semarang.
Keduanya dinilai bertanggungjawab atas gol-gol yang terjadi dan justru dianggap lengah dan memberikan "assist" pada pemain lawan.
"Eksel Runtukahu assist Meru Kimura 29', Gustavo 45'+3 assist Redondo," tulis @forzapsis1932.
Meru Kimura dianggap belum siap menanggung beban berat di lini belakang PSIS Semarang.
Ia masih berusia muda dan kurang menit bermain saat di RANS Nusantara. Sementara tandemnya yakni Brando Scheunemann juga dinilai belum matang.
Sementara penampilan Ray Redondo juga belum konsisten untuk menjadi pengganti Adi Satryo.
Dengan kekalahan tersebut, fans PSIS Semarang tak hanya meminta pemain saja yang dievaluasi, namun juga manajemen.***
Berita Terkait
-
Polisi Wanti-Wanti Jangan Ada yang Bermain di Tiket PSIS vs Persebaya, Kemarin Bobotoh Masuk Tribun Suporter PSIS
-
PSIS Semarang Kalah Telak 0-3, Barito Putera Bermain Sangat Cemerlang
-
CEK FAKTA : Bek Vietnam Doan Van Hau ke PSIS Semarang Isi Slot Pemain Asing ASEAN Musim Depan
-
Kejutan Bek Tengah PSIS Semarang M Rio Menuju Persib Bandung Atau Arema
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global Melalui Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026
-
Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim
-
Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram
-
Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM
-
Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat
-
Menhut Raja Juni Sebut Karhutla di Riau Terus Mengecil
-
Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna
-
Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam
-
Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS
-
Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat