SUARA SEMARANG - Jam kerja ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dikurangi selama bulan Ramadhan.
Setiap Senin hingga Kamis, jam kerja ASN Pemkot Semarang adalah mulai 08.00 hingga 15.15.
Sedangkan pada hari Jumat, jam kerja ASN Pemkot Semarang adalah mulai pukul 08.00 hingga 11.30.
Aturan tersebut sudah tertuang dalam surat edaran dengan nomor B/1606/061.2/III/2023 tentang Jam Kerja Pegawai di Lingkungan Pemerintah Kota Semarang selama Bulan Ramadan.
Kerja efektif bagi perangkat daerah selama Ramadan 32,5 adalah jam per pekan.
Khusus pelaksanaan jam kerja di lingkungan satuan pendidikan dan kesehatan, kepala perangkat daerah dapat mengatur pelaksanaan jam kerja tersendiri dengan pedoman jumlah jam kerja efektif minimal 32,5 jam per minggu.
Selain itu, setiap Jumat selama bulan Ramadhan, ASN menggunakan busana muslim.
Sementara untuk ASN yang nonmuslim dianjurkan menggunakan batik Semarangan.
Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin mengatakan, pengurangan jam kerja diharapkan tidak akan mengurangi kualitas pelayanan Pemkot Semarang.
Baca Juga: Heboh Emak-emak Salat di Kereta, Videonya Picu Perdebatan Netizen
Selain itu, tidak menutup kemungkinan jam kerja bertambah melihat kondisi yang ada, terutama ketika menjelang lebaran nantinya.
"Apalagi akhir Ramadhan terlihat bahwa layanan pemkot akan meningkat. Saat mendekati libur Lebaran, ada penambahan jam kerja," terangnya dikutip dari semarangkota.go.id, Senin (27/3/2023).
Pemkot Semarang juga akan memerikan pelayanan bagi masyarakat yang datang ke Semarang melalui pendirian posko dan pelayanan-pelayanan lainnya, yang mana secara otomatis akan menambah jam kerja ASN.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana