SUARA SEMARANG - CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi menegaskan akan melakukan perombakan skuad dan 4 lord klub pun siap-siap untuk dilepas dilepas.
Lord adalah sebutan dari fans PSIS Semarang bagi pemain yang memiliki kualitas biasa-biasa saja namun masih dipertahankan oleh manajemen.
Setidaknya ada 4 lord PSIS Semarang yang bisa saja dilepas oleh Bos Yoyok Sukawi jika berkaca pada permainan mereka di musim ini saat dimainkan pelatih Gilbert Agius.
Yoyok Sukawi menyampaikan evaluasi pada pemain wajib dilakukan dan kedepan tak akan lagi terlalu banyak mengambil pemain dari akademi jika mereka belum bisa bersaing.
Hal itu seakan menjadi kode bahwa pemain akademi PSIS Semarang yang naik ke tim senior harusnya punya kualitas diatas rata-rata.
Kenyataanya, saat ini sejumlah pemain akademi PSIS Semarang hanya sekadar jadi cadangan dan saat diturunkan pun permainan belum sesuai harapan.
Selain itu, PSIS Semarang juga akan merekrut pemain-pemain yang dibutuhkan oleh pelatih Gilbert Agius
Sehingga musim depan manajemen PSIS Semarang menerapkan konsep pendekatan yang berbeda, yakni mendasarkan pada strategi dan pemain yang dibutuhkan pelatih Gilbert Agius.
Di musim sebelumnya, manajemen PSIS Semarang menyediakan pemain lebih dahulu dan barulah mendatangkan pelatih.
Baca Juga: Marselino Ferdinan Lawan Jan Vertonghen Musim Depan, KMSK Deinze di Puncak Klasemen Play Off
Jika konsep berubah, maka 4 pemain yang seringkali disebut lord ini bisa jadi akan terancam dan bahkan bisa hengkang di akhir musim.
Pertama adalah gelandang Ryo Fujii. Digadang sebagai pengganti Jonathan Cantillana namun kenyataannya ia tak bisa berbuat banyak untuk lini tengah PSIS Semarang.
Padahal, Ryo Fujii diharapkan jadi tandem sepadan bagi Taisei Marukawa di lini serang Laskar Mahesa Jenar.
Sampai saat ini Ryo Fuji bermain sebanyak 14 kali dan belum mencetak satupun gol atau assist.
Kedua adalah Damas Damar Jati yang bergabung dengan tim senior pada 2020 lalu. Sejauh ini ia baru bermain 6 kali dengan durasi 199 menit atau hampir 35 menit per laganya.
Ketiga adalah Meru Kimura yang merupakan rekrutan anyar di pertengahan musim. Meru memiliki postur ideal namun minim pengalaman sehingga kurang lugas saat menjaga pertahanan PSIS Semarang.
Berita Terkait
-
Taisei Marukawa Colek Erick Thohir Komentari Video Keputusan Nyeleneh Hakim Garis
-
Nasib Mantan Kapten PSIS Semarang Tak Punya Klub, Dideportasi Pulang ke Negaranya
-
Tak Terkejar, Ini Jumlah Gol Hari Nur Yulianto Topskor PSIS Semarang Sepanjang Masa, Carlos Fortes Bisa Susul
-
DM Nikola Kovacevic , Jawaban: Yes PSIS Semarang Bulan Juni
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?