SUARA SEMARANG - Kontrak Shin Tae Yong sebagai pelatih Timnas Indonesia disinyalir akan diperpanjang oleh Ketum PSSI Erick Thohir.
Terkait durasi kontrak yang baru, diprediksi Shin Tae Yong akan disodori masa kerja minimal 3 tahun tambahan.
Sinyal perpanjangan kontrak Shin Tae Yong sudah diberikan Erick Thohir sebagai Ketum PSSI yang baru.
Erick Thohir secara resmi telah menyampaikan pertemuan dirinya dengan Shin Tae Yong yang masa kontraknya akan habis akhir tahun ini.
Erick Thohir menyatakan telah melakukan pembahasan mengenai agenda sepakbola nasional kedepannya bersama Shin Tae Yong.
Pembahasan agenda iu dinilai sebagai sinyal jika PSSI tinggal tunggu waktu saja untuk mengumumkan secara resmi perpanjangan masa kerja Shin Tae Yong di Timnas.
"Salah satunya terkait persiapan tim nasional Indonesia tahun ini yang akan berlaga di Piala Asia, FIFA Matchday, dan juga Kualifikasi Piala Dunia 2026," bunyi keterangan yang disampaikan oleh Erick Thohir.
Jika melihat agenda paling akhir atau Piala Dunia 2026, maka turnamen tersebut biasanya dihelat pada pertengahan tahun atau sekitar bulan Juni-Juli.
Merujuk pada agenda tersebut, dan jika Shin Tae Yong maish di Indonesia maka setidaknya harus diberikan perpanjangan kontrak setidaknya 3 tahun.
Baca Juga: Kontroversi, Klub Marselino Ferdinan Pamer Ban Kapten Pelangi, KMSK Deinze Dukung LGBT?
Masa kontrak Shin Tae Yong saat ini akan habis pada 31 Desember 2023. Jika ditambah 3 tahun maka akan habis di akhir tahun 2026.
Dengan durasi kontrak yang cukup panjang maka akan menguntungkan Indonesia karena Shin Tae Yong lebih leluasa menyiapkan pemain.
Meski dari sisi agenda kualifikasi Piala Dunia, Shin Tae Yong tak bisa berleha-leha karena akan segera digelar.
Shin Tae Yong memang memiliki keinginan meloloskan Timnas Indonesia di Piala Dunia 2026 melalui jalur kualifikasi.
Kesempatan itu terbuka setelah FIFA merubah format Piala Dunia 2026 menjadi 48 tim atau ada tambahan jumlah negara yang masuk babak utama.
Dengan tambahan slot negara di Asia, maka Indonesia memiliki kesempatan untuk bertarung memperebutkan tiket tersebut.
Berita Terkait
-
Eksperimen Jeonnam Dragons, Jadikan Asnawi Mangkualam Paket Komplet di 3 Posisi Sekaligus
-
Mano Polking Gantikan Shin Tae Yong, Ini Bocoran Kontrak Yang Jadi Alasan Kuat PSSI
-
Tanpa Shin Tae Yong, Timnas Balik Setelan Pabrik, Sindiran Untuk Indra Sjafri?
-
Bahas Kontrak, Shin Tae Yong Pamer Statistik Ungguli Luis Milla di Timnas Indonesia
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
-
Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni
-
Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Saat Rupiah Melemah, Apakah Side Hustle Jadi Jawaban Keresahan Finansial?
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun
-
Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai