SUARA SEMARANG - Permintaan Shin Tae Yong pada para pemain Indonesia untuk go abroad atau berkarir di luar negeri seperti bertepuk sebelah tangan.
Bisa jadi, mereka tak menuruti permintaan Shin Tae Yong gegara nominal gaji yang mereka terima.
Ternyata para pemain lokal Indonesia mendapatkan gaji yang begitu besar dan hal itu dinilai sebagai salah satu alasan tak menuruti arahan Shin Tae Yong pada pesepakbola lokal.
Dengan terang-terangan, Shin Tae Yong sudah meminta pada para pesepakbola khususnya yang masih muda untuk merintis karir di luar negeri.
Tantangan yang besar serta iklim kompetisi yang berbeda menurut Shin Tae Yong akan membuat para pemain Indonesia memiliki mental dan skil mumpuni.
Komentar Shin Tae Yong tersebut merujuk pada sedikitnya pemain lokal yang berkarir di luar negeri, saat ini yang terlihat hanya Marselino Ferdinan, Saddil Ramdani, Pratama Arhan dan Asnawi Mangkualam.
Ternyata para pemain Indonesia mendapatkan gaji besar di tanah air dan ini dinilai jadi salah satu alasan mengapa mereka enggan bersusah payah mencoba tantangan Shin Tae Yong tersebut.
Adalah akun Mohammed Ali Mahrus yang mengabarkan jika kontrak pemain lokal di Liga Indonesia sekarang banyak yang menyentuh Rp 3 miliar per musim.
Masa kerja salam satu musim sekitar 10 bulan maka jika dihitung pendapatan kotor adalah Rp 300 juta per bulan.
Baca Juga: Pot A, Ini 10 Negara Lawan Shin Tae Yong dan Timnas Indonesia di Piala Dunia 2026
"Kalau pendapatan kotor pemain lokal itu per bulan Rp 300 juta, berarti pemain-pemain itu dalam sehari mendapatkan bayaran Rp 10 juta," tulisnya.
Kemudian akun gondesfootball pun mengunggah ulang pendapat tersebut dan mengaitkannya dengan permintaan Shin Tae Yong.
"Bisa jadi karena gaji tinggi di Liga 1 yang menjadikan alasan pemain Indonesia jarang abroad," tulisnya.
Sejauh ini, pelatih Shin Tae Yong hampir pasti memanggil pemain-pemain Indonesia yang berkarir di luar negeri untuk membela Timnas di laga resmi maupun persahabatan.***
Berita Terkait
-
Pot A, Ini 10 Negara Lawan Shin Tae Yong dan Timnas Indonesia di Piala Dunia 2026
-
Bukan Keisuke Honda, Indra Sjafri Wajib Waspadai Ini Saat Lawan Kamboja
-
PSSI Bongkar Locker Room di Kamboja, Duh... Indra Sjafri dan Marselino Ferdinan Kejatah Kursi Plastik Hijau
-
Selain Asnawi Mangkualam Siapa Pantas di K League? Shin Tae Yong Jawab Menohok Pemain Indonesia
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Terpopuler: 7 HP Infinix Termurah 2026, Alasan Wikipedia Mau Diblokir Pemerintah
-
Terpopuler: Link Daftar Manajer Kampung Nelayan Merah Putih, Rincian Tarif Listrik per kWh
-
Hujan di Parangtritis: Ketika Perjalanan Tak Sesuai Rencana Justru Memberi Cerita
-
Beradu Akting dengan Lulu Tobing, Shofia Shireen Akui Sempat Gemetar di Lokasi Syuting
-
Karakter JUMBO Hidupkan Suasana Kampung Seruni di Cibubur dan Prigen
-
Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS
-
Jangan Asal Nyaman, Ini 7 Sepatu Lari yang Direkomendasikan untuk Cegah Cedera
-
Tabungan Pesirah BSB: Ketika Nilai Simpanan Bertemu Peluang Raih Mobil dan Kemudahan Transaksi
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya