SUARA SEMARANG - Pemain Persebaya Ze Valente jadi sorotan usai diduga menyindir PSSI soal perbaikan liga.
Komentar akun yang diduga milik Ze Valente tersebut ditengarai menyampaikan kritik pada PSSI soal VAR dan waist asing.
Ze valente menyampaikan kata never atau tidak pernah untuk sebuah unggahan yang ditengarai ditujukan pada PSSI.
Komentar dari Ze valente itu bermula saat akun pengamatsepakbola mengunggah penerapan VAR dan wasit asing di Liga Malaysia yang mana belum ada dalam perencanaan pasti PSSI.
Lain dari PSSI, federasi sepakbola Malaysia sudah akan menggunakan wasit asing untuk laga-laga tertentu di Liga Super Malaysia.
Liga Malaysia juga akan menerapkan VAR di akhir musim 2023 ini, dan ini belum ada perencanaan pasti dari PSSI.
Mengetahui unggahan tersebut, Ze valente yang merupakan pemain Persebaya asal Portugal lantar ikut berkomentar yang seakan memberikan masukan keras pada PSSI.
"VAR in Indonesia ? Never …," komentar akun @zevalente.10 yang sudah centang biru tersebut.
Tak hanya itu, Ze Valente juga membubuhkan ikon tawa di kolom komentarnya
tersebut.
Baca Juga: Borussia Monchengladbach Lawan Persija di Pramusim Faktor Thomas Doll? Catat Waktunya
Yang menjadi catatan, sebelumnya Ketum PSSI Erick Thohir juga mewacanakan hal tersebut meski belum jelas kapan akan diterapkan.
Terkait wasit asing, dulunya PSSI juga pernah menggunakan di tahun 2017 namun dinilai tak efektif sehingga saat ini dianulir.
Komentar peda Ze Valente yang seakan ditujukan untuk PSSI tersebut juga sebagai pemacu agar sepakbola Indonesia segera berbenah.
Apalagi di musim lalu banyak pemain dan klub yang merasa dirugikan karena keputusan wasit yang dinilai tak tepat.
Saat membaca komentar Ze Valente yang menyindir PSSI, sebagian fans dari Malaysia justru menyarankan ia bermain di liga di negara tetangga tersebut.***
Berita Terkait
-
PSSI Bongkar Locker Room di Kamboja, Duh... Indra Sjafri dan Marselino Ferdinan Kejatah Kursi Plastik Hijau
-
PSSI Pamer Otot Kekar Pratama Arhan di Kamboja, Hasil Latihan Fisik Tokyo Verdy
-
Standar AFC, Untungan Persib Bandung dan Persija Soal Kuota Pemain Asing?
-
Colek Ivo Ananda, Suporter Persebaya Minta Pramusim Lawan KMSK Deinze di Stadion GBT
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi