SUARA SEMARANG - Hari Nur Yulianto yang lepas dari PSIS Semarang kemungkinan akan merapat ke Persikabo.
Hal tersebut terungkap setelah pemain Persikabo, Gilang Ginarsa menuliskan komentar di akun instagram Hari Nur Yulianto di hari perpisahan sang legenda dengan PSIS Semarang.
Pemain bernomor punggung 23 di Persikabo meyambut datangnya pemain senior PSIS Semarang tersebut.
"Welcome King," tulis @gilang_ginarsa di kolom komentar Hari Nur Yulianto yang mengunggah foto saat berseragam PSIS Semarang.
Pemain Persikabo lainnya, Guntur Triaji juga menuliskan komentar dalam unggahan tersebut dengan gambar hati berwarna hijau sebanyak 3 buah.
Diketahui, Hari Nur Yulianto dan Guntur Triaji pernah sama-sama berseragam PSIS Semarang di musim lalu.
Namun Guntur Triaji dikembalikan ke Persikabo setelah masa pinjamannya di PSIS Semarang habis.
Dengan adanya kabar ini, semakin ramai bursa transfer hari Nur Yulianto di musim depan.
Sebelumnya, PSS Sleman sempat beredar rumor bahwa Hari Nur Yulianto akan merapat ke PSS Sleman.
Baca Juga: Desta Penasaran, Sering Masturbasi Bikin Vitalitas Seks Menurun Gak Sih? Ini Jawaban Dokter Boyke
Namun terkait perpindahan Hari Nur Yulianto, pihak pemain dan klub masih belum memberikan informasi resmi.
Diberitakan sebelumnya, PSIS Semarang melepas pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub, yaitu Hari Nur Yulianto.
Pemain yang akrab disapa Mukri tersebut membela PSIS Semarang sejak 10 tahun silam.
Hari Nur Yulianto menjadi saksi perjuangan mengambalikan PSIS Semarang ke kasta tertinggi Liga Indonesia.
Sudah 69 total gol dia persembahkan di semua kompetisi selama Hari Nur Yulianto berseragam PSIS Semarang.
Sementara itu, CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengatakan bahwa pintu selalu terbuka untuk Hari Nur Yulianto jika nanti dia kembali sebagai pelatih atau masuk dalam manajemen tim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Menguliti Persepsi tentang Cinta di Novel Gege Mengejar Cinta
-
Bacaan Doa Allahumma Innaka Afuwwun di Malam Lailatul Qadar dan Maknanya
-
Pemerintah Ekspor 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Berantas Tegas Premanisme, Polda Jatim: Negara Tidak Boleh Kalah!
-
Standar Meja Makan Lebaran dan Tekanan Sosial Perempuan
-
Suporter PSM Makassar Dilarang Keras Datang ke Ternate
-
Aksi Kamisan ke-900: Keteguhan Sumarsih Mencari Keadilan bagi Sang Anak
-
Fadia Arafiq Lulusan Apa? Bupati Pekalongan Terjerat Korupsi, Ngaku Tak Paham Birokrasi
-
RI Raih Nilai Jelek dari Fitch, Airlangga: Ekonomi Dunia Tertekan Perang
-
Harry Maguire Divonis 15 Bulan Penjara di 3 Kasus Kriminal, Dari Penyerangan hingga Suap