"Lokasi di semarang atas, saya belum terlalu ini (pasti), tapi sekitar itu, mereka juga melihat di sini (bawah) sudah jenuh ya," katanya.
Pemilihan lokasi berdirinya Super Blok The Pakuwon Mall Semarang di bagian atas, menurutnya juga sangat realistis. Selain belum banyak mall juga sebagai pemerataan pembangunan.
"Yang di atas masih belum banyak, ini yang kita harapkan bisa menyebar dari segi pertumbuhan ekonomi, keramaian, kalau di Semarang bawah kan sudah banyak sekali," katanya.
Rencananya The Mall Pakuwon Semarang akan mulai pengerjaan projectnya pada tahun 2023 ini. Semua perijinan sudah melalui proses baik dari DPTSP, Amdal, Amdal Lalin dan sebagainya.
"The Pakuwon rencana 2023 dan ini masih berproses ada namanya perijinan DPTSP, Amdal, lalin, ini berproses, dan kami meminta untuk temen-temen bisa memberikan kemudahan sesuai aturan yang berlaku," katanya.
Sementara itu, apakah Pakuwon akan mendirikan mall di Kota Medan. Hingga saat ini belum ada kabar resmi apakah Pakuwon Jati menanamkan investasi pada kota yang dipimpi oleh menantu Presiden Jokowi, Walikota Bobby Nasution itu.
Berikut 10 mall milik PT Pakuwon Jati yang berdiri megah, terlengkap dan megah yang ada di Indonesia.
1. Tunjungan Plaza Surabaya
Tunjungan Plaza (atau biasa disingkat TP) adalah sebuah pusat perbelanjaan terbesar kedua di Indonesia setelah Pakuwon Mall beserta PTC (Pakuwon Trade Center) di Surabaya, sekaligus plaza yang paling populer di masyarakat kota Surabaya, yang didirikan pada tahun 1986, dan terakhir dibuka Tunjungan Plaza VI pada tahun 2017.
Baca Juga: Terbesar Termewah DP Mall 2 Semarang Diisi 100 Tenant, Adem Ada Roof Top Garden, Mushola Besar
Tunjungan Plaza terletak di Surabaya Pusat tepatnya di Jl. Jend. Basuki Rahmat dan mengarah hingga ke Jl. Embong Malang. Pusat perbelanjaan ini mempunyai 6 bangunan utama yang saling berhubungan (Tunjungan Plaza 1-6).
2. Pakuwon City Mall Surabaya
Pakuwon City Mall atau biasanya disingkat PCM (sebelumnya bernama East Coast Center atau ECC) adalah sebuah pusat perbelanjaan di Surabaya dengan luas NLA 23.372 m2.
Pakuwon City Mall terletak tepat di depan pintu masuk perumahan Pakuwon City (sebelumnya bernama Laguna) tepatnya di Jalan Kejawan Putih Mutiara, Surabaya Timur. Pusat perbelanjaan ini bersebelahan dengan Food Festival yang melengkapi jajanan di malam hari.
Pada tahun 2020, East Coast Center diperluas sehingga berganti nama menjadi Pakuwon City Mall yang diresmikan pada tanggal 20 N
3. Pakuwon Mall Surabaya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah