SUARA SEMARANG - Pendekatan politik makan seblak dan bermain angklung dimanfaatkan Ganjar Pranowo guna merebut elektabilitas dan suara di Jawa Barat itu.
Ganjar Pranowo calon presiden PDIP menyapa masyarakat Tanah Pasundan dalam rangka halal bihalal dan disertai sejumlah kegiatan.
Sejumlah kegiatan dilakukan Ganjar Pranowo bareng warga Kota Bandung, dari olahraga bersama, konsolidasi partai, dan bertemu dengan kepala desa hingga bertemu masyarakat dan budayawan.
Ada satu keseruan saat Ganjar bertemu ratusan masyarakat dan para budayawan Sunda di Saung Angklung Mang Udjo, Minggu (14/5). Di tempat itu, Ganjar merasakan betul keramahan warga Jabar yang menyambutnya dengan antusias.
Ganjar tiba di Saung Angklung Mang Udjo pada sore hari. Begitu datang, ia langsung disambut seni bela diri Sunda dan para tokoh Sunda. Setelah itu, anak-anak berjajar rapi sambil memainkan angklung menyambut kehadiran Ganjar di tempat itu.
Sesepuh Sunda, Noeri Ispandji Firman, Budi Dalton, Kang Acil Bimbo, Kang Taufik Hidayat dan sederet tokoh Sunda lain menyambut langsung kehadiran Ganjar. Ganjar dipasangkan ikat kepala khas Sunda dan mengenalkan Ganjar pada beberapa adat budaya Sunda.
Salah satunya adalah makanan khas Sunda, yakni seblak. Saat mencicipi makanan itu, Ganjar mengucapkan kalimat bahasa Sunda yang tentu saja membuat ratusan warga Jabar bertepuk tangan.
"Emm...raos pisan euy (enak sekali)," kata Ganjar saat mencicipi seblak.
Tak hanya seblak, Ganjar juga diajak bermain angklung bersama. Meski baru pertama bermain angklung, Ganjar ternyata cukup lihai memainkan alat musik tradisional dari bambu itu. Dengan panduan konduktor, Ganjar dan ratusan seniman memainkan lagu 'Manuk Dadali' dan lagu 'Can't Help Falling in Love' karya Elvis Presley.
Baca Juga: GBB dan FSB Garteks Konsolidasi Pemenangan Ganjar Pranowo di Jawa Tengah
Budayawan sekaligus Direktur Utama Saung Angklung Mang Udjo, Taufik Hidayat memberikan apresiasi pada Ganjar yang dengan cepat belajar angklung. Ia juga memberikan replika angklung pada Ganjar.
"Angklung adalah jiwa dari Pancasila. Meski berbeda-beda, tapi bisa jadi irama yang indah. Sama dengan Indonesia. Dengan arahan pemimpin yang hebat, Indonesia yang berbeda-beda itu bisa jadi satu kesatuan. Maka kami harap konduktor yang akan memimpin Indonesia ke depan adalah Kang Ganjar," katanya.
Ganjar sendiri menikmati acara bersama warga dan budayawan Sunda itu. Ia mengatakan mendapat pelajaran banyak terkait tratah Tanah Sunda.
"Iya menarik hari ini saya mendapatkan kuliah singkat tentang kesundaan, apa seninya, bagaimana budayanya, filosofinya, sejarahnya. Itu keren banget," katanya.
Ganjar sangat terkesan dengan sambutan warga Jabar. Keramahan warga Jabar membuatnya selalu ingin berkunjung ke daerah itu.
"Saya terharu sih mendapatkan sambutan yang luarbiasa ini. Dan saya semakin yakin bahwa ke-Indonesiaan kita itu bisa kita rawat ketika kemudian pendekatan budaya. Di mana kita bisa saling bertukar pikiran tanpa rasa marah, trus kemudian kita berbeda makin kaya, dan saling menghormati. Inilah yang saya dapatkan hari ini," katanya.***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur
-
Motor Hantam Lubang di OKU Timur Berujung Maut, Ditabrak Mobil Kabur: Ini 5 Fakta Tragisnya
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas