SUARA SEMARANG - Anak Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi yang bernama Cantya sedang mempelajari sepakbola eropa.
Putri Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi tersebut salah satunya kedapatan sedang berkunjung ke Camp Nou Spanyol atau markas klub Barcelona.
Oleh CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi, Cantya diminta bisa membawa ilmu sepakbola eropa ke Semarang.
Kunjungan putri Bos PSIS Semarang tersebut diketahui dari instagram Yoyok Sukawi yang memperlihatkan aktivitas cantya selama di Camp Nou.
Dalma unggahannya, Cantya bersama Yoyok Sukawi ngobrol banyak soal sepakbola eropa khususnya fasilitas mewah di Stadion Camp Nou.
Pada putrinya, Bos PSIS semarang berpesan agar belajar banyak soal sepakbola eropa dan membawa ilmu yang diperoleh ke Semarang.
"Mumpung di Eropa, serap ilmu sebanyak-banyaknya, bawa ke Semarang kata CEO PSIS Semarang tersebut.
Dalam video tersebut, Cantya juga menjelaskan bagaimana karakter rumput Camp Nou, letak tribun penonton, hingga sudut pandang ke arah lapangan.
Namun satu hal yang mencuri perhatian Putri Bos PSIS Semarang tersebut adalah Camp Nou ramai pengunjung saat tak ada pertandingan.
Baca Juga: Shin Tae Yong Beri Penegasan Soal Hubungan Dengan Indra Sjafri, Gugur Semua Spekulasi
"Disitu jadi destinasi wisata juga. Pas Cantya datang, antrinya rame. padahal tidak ada pertandingan," kata anak pemilik saham PSIS Semarang tersebut.
Melihat kondisi itu, disadari bahwa sepakbola sudah menjadi industri pariwisata yang luar biasa peminatnya.
Saat itu, Cantya melihat orang dari berbagai negara berkunjung untuk menyaksikan kemegahan Camp Nou yang ikut membesarkan nama Barcelona.
Melihat ilmu yang dimiliki oleh Cantya, bisa jadi kedepannya akan menjadi penerus ayahnya untuk mengelola PSIS Semarang.
Bermodal kecintaannya pada PSIS Semarang, Cantya bisa menjadi the next Madam Pang yang menjadi manajer Timnas Thailand atau Ratu Tisha Destria yang menjabat sebagai Waketum PSSI.
Atau boleh jadi, Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi sudah mulai mempersiapkan Cantya sebagai pengelola klub kedepannya.***
Berita Terkait
-
2 Lokasi Nonton Bareng Final SEA Games Indonesia vs Thailand di Kota Semarang Malam Ini
-
Ernando Ari Sutaryadi, Kiper Timnas U 22 Asal Semarang Yang Bikin Vietnam Mati Kutu
-
Klub Pelabuhan Hari Nur Yulianto, Resmi Pisah PSIS Semarang ke Tetangga Dekat?
-
Gian Zola Sepakat Gabung PSIS Semarang, Gantikan Septian David Maulana di Posisi Gelandang?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ambil Sampel Cari Penyebab Kematian, Polisi Bongkar Makam Sutrimo di Banyumas
-
Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was
-
2 Pilihan Kulkas Mini Polytron 50 Liter, Hemat Listrik dan Pas untuk Ruang Sempit
-
Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan
-
The First Responders Season 2 dan Pertarungan Otak Melawan Dalang Kejahatan
-
12 Hari Hilang, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas dalam Sumur Berisi Kobra Jawa
-
BRI Perkuat Ekosistem UMKM Desa Brilian Hargobinangun Sleman
-
Dorong UMKM Tumbuh Berkelanjutan, BRI Peduli Perkuat Ekonomi Lokal Desa Brilian Hargobinangun
-
Revisi Buku Ajar atau Nasib Guru, Mana Prioritas Pendidikan Nasional?
-
Megawati Geram Disebut Oposisi: Buzzer Itu Goblok, Nggak Pernah Baca!